Sudan Terima Jet Tempur Sukhoi dari Rusia

Kompas.com - 21/11/2017, 18:27 WIB
Jet tempur Sukhoi SU-35 DPAJet tempur Sukhoi SU-35
|
EditorAgni Vidya Perdana

KHARTOUM, KOMPAS.com - Sudan baru saja mendapatkan jet tempur jenis Sukhoi SU-35 dari Rusia.

Hal tersebut menjadikan negara itu negara Arab pertama yang mendapatkan jet tempur generasi keempat buatan Rusia.

Pengiriman pertama telah diterima akhir pekan lalu, menjelang kunjungan Presiden Omar Ahmed al Bashir ke Moskwa, Kamis (23/11/2017) mendatang.

Baca juga: Trump Samakan Korea Utara dengan Iran, Sudan dan Suriah

Wakil Komandan Angkatan Udara Sudan, Salahuddin Abdul Khaliq Saeed mengatakan pesawat udara tersebut nantinya akan sangat berperan dalam upaya konsolidasi pertahanan negara dan perlindungan dari berbagai ancaman.

Namun untuk jumlah pesawat jet tempur yang akan dikirimkan belum disebutkan.

Presiden Sudan dijadwalkan berkunjung ke Moskwa pada Kamis (23/11/2017) dengan agenda melakukan sejumlah kesepakatan tingkat tinggi, di antaranya bidang industri pertambangan, minyak, dan keamanan.

"Kunjungan itu akan menjadi saksi penandatanganan kesepakatan penting di bidang minyak, pertambangan dan teknologi dengan Rusia."

"Dan bagi Rusia akan mendapat keuntungan lebih dari berbagai sumber daya kami," kata Wakil Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Majelis Nasional Sudan, Dr Fathi Madibou.

Namun belum dipastikan apakah pemimpin negara Sudan akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Madibou menambahkan, dirinya yakin meningkatnya hubungan Sudan dengan Rusia tidak akan mempengaruhi hubungan dengan negara lain, khususnya AS.

Baca juga: Jet Tempur Sukhoi Terguling Saat Lepas Landas, Pilot Tewas

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Al Arabiya
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tukar Tawanan, Taliban Bebaskan 2 Profesor asal AS dan Australia

Tukar Tawanan, Taliban Bebaskan 2 Profesor asal AS dan Australia

Internasional
Demonstrasi Kenaikan Harga BBM di Iran, 106 Orang Tewas

Demonstrasi Kenaikan Harga BBM di Iran, 106 Orang Tewas

Internasional
Disebut Tak Tertandingi di Timur Tengah, Apa Saja Rudal yang Dipunyai Iran?

Disebut Tak Tertandingi di Timur Tengah, Apa Saja Rudal yang Dipunyai Iran?

Internasional
Studi Pentagon: Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah

Studi Pentagon: Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 600 Demonstran Hong Kong Menyerah | Mia Khalifa Kisahkan Pengalaman

[POPULER INTERNASIONAL] 600 Demonstran Hong Kong Menyerah | Mia Khalifa Kisahkan Pengalaman

Internasional
Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X