Bom Bunuh Diri Saat Shalat Subuh, 50 Orang Tewas

Kompas.com - 21/11/2017, 17:42 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|
EditorAgni Vidya Perdana

ABUJA, KOMPAS.com - Setidaknya 50 orang tewas akibat aksi bom bunuh diri yang terjadi di sebuah masjid di utara Nigeria, Selasa (21/11/2017).

Laporan kepolisian mengatakan ledakan terjadi saat shalat subuh berjamaah di masjid di kawasan Unguwar Shuwa, kota Mubi, sekitar 200 kilometer dari ibu kota negara bagian Adamawa, Yola.

Dugaan sementara, aksi bom bunuh diri dilakukan oleh kelompok Boko Haram.


"Sementara ini setidaknya ada 50 korban tewas dan beberapa luka-luka," kata jurubicara kepolisian Adamawa, Othman Abubakar.

Baca juga: Berselang Sepekan, Nigeria Kembali Diguncang Bom Bunuh Diri

"Kami masih belum mengetahui jumlah pastinya karena para korban masih dibawa ke sejumlah rumah sakit untuk mendapat perawatan," tambahnya.

Abubakar mengatakan pelaku masuk ke dalam masjid bersamaan dengan jamaah yang akan melakukan shalat subuh.

"Dan saat shalat dimulai, pelaku meledakkan bomnya," kata dia.

Mengenai pihak yang bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri kali ini, Abubakar hanya menjawab polisi telah mengenali bentuk serangan seperti itu.

"Kami tidak menuduh salah satu pihak secara khusus namun kami mengenali siapa yang ada di belakang serangan seperti ini," ujarnya.

Kepala Badan Manajemen Darurat Negara Bagian Adamawa, Haruna Furo dan Ketua Wilayah Pemerintah Daerah Utara Mubi Musa Hamad Bello telah mengonfirmasi serangan tersebut.

Mereka menyebutkan jumlah korban yang lebih sedikit namun juga mengatakan kemungkinan jumlah korban dapat bertambah.

Baca juga: Nigeria Gelar Penuntutan Massal untuk 1.670 Tahanan Terkait Boko Haram

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X