Trump Samakan Korea Utara dengan Iran, Sudan dan Suriah

Kompas.com - 21/11/2017, 16:55 WIB
Presiden AS Donald Trump berbicara dalam rapat kabinet di Gedung Putih, Washington DC, Senin (20/11/2017). SAUL LOEB / AFPPresiden AS Donald Trump berbicara dalam rapat kabinet di Gedung Putih, Washington DC, Senin (20/11/2017).
|
EditorAgni Vidya Perdana

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengumumkan AS akan menandai Korea Utara sebagai negara penyokong teroris.

Dengan pernyataan yang dibuat Trump pada Senin (20/11/2017) itu maka Korea Utara akan ada di daftar yang sama dengan Iran, Sudan dan Suriah.

Penandaan tersebut akan berdampak pada berlanjutnya sanksi AS kepada negara tersebut.

Trump menyebut langkah penanda tersebut sebagai bagian dari upaya AS dalam menerapkan tekanan maksimal terhadap Pyongyang.

Baca juga: Trump Segera Tentukan Sikap pada Korea Utara Usai Tur Asia

"Selain mengancam dunia dengan penghancuran nuklir, Korea Utara telah berulang kali menunjukkan dukungan pada tindakan terorisme internasional, termasuk pembunuhan di negara lain," kata Trump dalam rapat kabinet di Gedung Putih.

Pejabat AS mencontohkan kasus pembunuhan terhadap saudara laki-laki pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di bandara Malaysia sebagai salah satu bentuk terorisme.

AS sedianya telah sejak lama menjatuhkan sanksi berat terhadap Korea Utara di tengah ketegangan ambisi nuklir negara itu.

Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson mengatakan penandaan tersebut sangat simbolis namun efek praktisnya mungkin terbatas.

Bagaimanapun juga, Tillerson mengatakan masih ada harapan untuk jalur diplomasi dalam membahas pelucutan nuklir Korea Utara.

"Kami masih berharap akan ada diplomasi," katanya sembari menambahkan tindakan penghukuman selama ini telah berdampak pada perekonomian Korea Utara.

Baca juga: Trump Disebut seperti Anak TK oleh Penasihatnya

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X