2 Pejabat Top Militer Korea Utara Dihukum Karena "Berperilaku Kotor"

Kompas.com - 21/11/2017, 10:56 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengunjungi Pertanian No. 1116 KPA Unit 810 dalam foto yang disiarkan hari Jumat (29/9) oleh Pusat Agensi Berita Korea Utara (KCNA) di Pyongyang. ANTARA FOTO/KCNA/via REUTERSPemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengunjungi Pertanian No. 1116 KPA Unit 810 dalam foto yang disiarkan hari Jumat (29/9) oleh Pusat Agensi Berita Korea Utara (KCNA) di Pyongyang.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara (Korut) dilaporkan menghukum dua pejabat militernya dalam inspeksi yang dilakukan Senin (20/11/2017).

Hal itu dikatakan Dinas Rahasia Korea Selatan (NIS) seperti dilansir kantor berita Yonhap.

Pejabat Partai Demokrat Korsel, Kim Byung Kee mengatakan, Pyongyang menggelar inspeksi mendadak terhadap Biro Politik Jenderal.

Inspeksi ini dipimpin oleh Choe Ryong Hae, Wakil Ketua Komite Pusat Partai Buruh.

"Inspeksi ini merupakan yang pertama kali dalam 20 tahun terakhir," kata Byung Kee.

Ryong Hae memerintahkan menghukum Ketua Biro Politik Jenderal, Hwang Pyong So dan wakilnya, Kim Wong Hong.

Baca juga : Seoul: Tahun Ini Korea Utara Bisa Tembakkan Misil ke Daratan AS

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka dihukum karena dianggap menampilkan "perilaku kotor".

Yonhap memaparkan, tidak jelas perilaku apa yang membuat dua pejabat penting tersebut dihukum.

Namun, banyak kalangan menduga hal itu berkaitan dengan usaha rezim Kim Jong Un dalam "memperketat kontrol tentang informasi dari luar".

Di Korut, masyarakatnya dilarang berpartisipasi dari segala pertemuan yang ada hubungannya dengan minum-minum, bernyanyi, atau hiburan lainnya.

"Saat ini, kami terus memperhatikan situasi di sana. Termasuk, apa jenis hukumannya," beber Byung Kee.

Biro Politik Jenderal adalah biro miluter paling berpengaruh di Korut.

Sebab, mereka memiliki kewenangan untuk mengatur pengerahan personel di berbagai pos krusial, di antaranya Kementerian Angkatan Bersenjata Rakyat.

Yang menarik, biro ini dulunya dipimpin oleh Choe Ryong Hae sebelum digantikan oleh Hwang Pyong So.

Baca juga : Korea Utara Lama Tak Lakukan Tes Rudal, Kim Jong Un Sakit?



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X