Berebut Bantuan Makanan, 15 Orang Tewas di Maroko

Kompas.com - 20/11/2017, 22:11 WIB
Petugas mengangkat peti berisi jenazah korban kerumunan massa di kota Sidi Boulaalam. FADEL SENNA / AFPPetugas mengangkat peti berisi jenazah korban kerumunan massa di kota Sidi Boulaalam.
|
EditorAgni Vidya Perdana

RABAT, KOMPAS.com - Setidaknya 15 orang meninggal dan lima lainnya luka-luka akibat berdesakan saat berebut bantuan pangan.

Insiden tersebut terjadi di kota Sidi Boulaalam di provinsi Essaouira, Maroko, saat badan amal swasta memberikan bantuan pangan pada Minggu (19/11/2017).

Kementerian Dalam Negeri Maroko melaporkan para korban mayoritas adalah perempuan dan anak-anak.


Baca juga: Penembakan di Kafe Populer Maroko, 1 Orang Tewas

Meski pemberian bantuan ini bukan kali pertama dilakukan, namun tahun ini hampir 1.000 orang datang untuk mendapatkan bantuan.

Menyebabkan sebagian orang terjepit besi pembatas saat kericuhan terjadi ketika pembagian bantuan dilakukan.

Saksi mata mengatakan, orang-orang saling dorong dan akhirnya merubuhkan pagar pembatas.

Raja Maroko Mohammed telah memerintahkan agar keluarga korban mendapatkan bantuan apa pun yang diperlukan.

Begitu pula untuk korban luka agar mendapat perawatan yang akan ditanggung pemerintah.

Kementerian Dalam Negeri menambahkan, penyelidikan telah dilakukan untuk melihat ada tidaknya unsur kriminal dalam insiden tersebut.

Baca juga: Pembangunan Berjalan Lamban, Raja Maroko Pecat 4 Menteri

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP,BBC.com
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X