Daun Emas Pecahan Mahkota Napoleon Bonaparte Terjual Rp 9,9 Miliar

Kompas.com - 20/11/2017, 21:23 WIB
Daun laurel emas yang merupakan pecahan dari mahkota Kaisar Perancis, Napoleon Bonaparte, ketika dilelang di Balai Lelang Osenat, Paris (19/11/2017). Pecahan mahkota itu terjual dengan harga Rp 9,9 miliar. STEPHANE DE SAKUTIN/AFPDaun laurel emas yang merupakan pecahan dari mahkota Kaisar Perancis, Napoleon Bonaparte, ketika dilelang di Balai Lelang Osenat, Paris (19/11/2017). Pecahan mahkota itu terjual dengan harga Rp 9,9 miliar.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

PARIS, KOMPAS.com - Selembar daun laurel emas terjual di Balai Lelang Osenat di Fontainebleau, Paris, Perancis, Minggu (19/11/2017).

Daun laurel emas tersebut merupakan pecahan dari mahkota Napoleon Bonaparte ketika menobatkan dirinya sendiri sebagai Kaisar Perancis pada 1804.

Ceritanya, saat upacara penahbisan, dia mengeluh mahkotanya terlalu berat.

Oleh sang pandai emas, Martin-Guillaume Biennais, mahkota yang terinspirasi dari Kaisar Romawi Julius Caesar itu lantas dicopot enam lembar daun laurelnya.

Biennais lalu membagikan enam daun emas itu kepada keenam putrinya.

Baca juga : Hari Ini dalam Sejarah: Napoleon Bonaparte Mundur dari Moskwa

Daun yang terjual itu adalah satu-satunya yang tersisa dari keluarga Biennais. Sementara lima daun lainnya raib tak tentu rimbanya.

Diwartakan The Telegraph, daun laurel emas itu terjual dengan harga 625.000 euro, atau sekitar Rp 9,9 miliar kepada seorang pembeli yang tidak disebutkan identitasnya.

"Harga itu lebih tinggi enam kali lipat dari yang diperkirakan balai lelang," kata Telegraph dalam reportasenya.

Adapun mahkota itu sudah dilebur ketika Napoleon diasingkan 1814, sekaligus menandai kembalinya Dinasti Bourbon ke tahta Negeri Anggur.

Dekorasi berbobot 10 gram itu hanyalah salah satu dari 400 barang peninggalan Napoleon yang dilelang di Osenat.

Selain daun emas, Osenat juga melelang kotak bedak milik permaisuri Napoleon, Josephine.

Kotak itu terjual dengan harga 150.000 euro, atau Rp 2,3 miliar.

Harga itu tiga kali lipat lebih tinggi dari yang diperkirakan Osenat, yakni 50.000 euro atau Rp 794 juta.

Kemudian, Osenat juga melelang rompi sutra dengan sulaman perak disepuh emas yang dipakai oleh sang kaisar.

Baca juga : Hari Ini dalam Sejarah: Kekalahan Napoleon dalam Pertempuran Waterloo

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Telegraph
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X