Kompas.com - 18/11/2017, 12:49 WIB
|
EditorArdi Priyatno Utomo

Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia menuduh JIM membuat investigasi mengada-ada.

"Panel ini dibuat berdasarkan tuduhan tak berdasar yang dilakukan kepada Suriah," kata Nebenzia dilansir dari kantor berita AFP.

Perwakilan Amerika Serikat, Nikki Haley tak bisa menyembunyikan rasa frutrasinya karena proposal itu kembali digagalkan Kremlin.

"Rusia membuang waktu kami," kecam Haley. "Rusia sejak awal tidak berminat menyelamatkan JIM," lanjutnya.

Swedia melalui duta besarnya, Olof Skoog berkata, dia berinisiatif mengundang anggota dewan keamanan yang lain untuk melakukan pertemuan tertutup tanpa Rusia.

Tujuannya merumuskan proposal yang bisa memperpanjang masa kerja JIM.

Namin, lagi-lagi Rusia menolak usulan tersebut.

Baca juga : PBB Pastikan Suriah Pakai Gas Sarin Saat Serang Idlib April Lalu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.