Abe: Jepang Bakal Memperkuat Pertahanan untuk Hadapi Korut

Kompas.com - 17/11/2017, 20:41 WIB
Shinzo Abe AFPShinzo Abe
|
EditorArdi Priyatno Utomo

TOKYO, KOMPAS.com - Jepang akan memperkuat pertahanannya sebagai persiapan menghadapi Korea Utara ( Korut).

Hal itu dikatakan Perdana Menteri Shinzo Abe dalam sidang parlemen Jumat (17/11/2017).

Abe menuturkan, pemerintahannya akan mengambil langkah konkret untuk menanggapi Korut yang dari hari ke hari "mengeskalasi provokasinya".

Dilansir dari Fox News, Abe mengatakan jajarannya akan memperkuat pertahanan Negeri Sakura.

Di antaranya menambah misil pertahanan udara. "Semua ini demi kelangsungan hidup dan perdamaian masyarakat," ujar Abe.

Abe menambahkan, langkah ini diperlukan karena dia menganggap provokasi Korut sebagai ancaman yang paling serius sejak Perang Dunia II.

Baca juga : Jepang Siapkan Pusat Penampungan bagi Pengungsi Korea Utara

Sebelum menyatakan bakal memperkuat militernya, Abe sebelumnya telah mengumumkan pembekuan terhadap 35 aset baik individu maupun perusahaan Korut

Selain itu, Abe juga meminta komunitas internasional turut serta menjatuhkan sanksi kepada rezim Kim Jong Un tersebut.

Abe memfokuskan ucapannya pasca-kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, 5 November lalu.

Saat itu, Trump mengunjungi keluarga yang kerabat mereka menjadi korban penculikan Korut dan sampai sekarang belum kembali.

"Misi saya adalah semua korban penculikan kembali dengan selamat di Jepang dan berkumpul bersama keluarganya," lanjut Abe dikutip dari Japan Today.

Baca juga : PM Abe Berjanji Akan Hadap Korut dengan Tegas



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X