Robert Mugabe Muncul ke Publik untuk Hadiri Wisuda

Kompas.com - 17/11/2017, 17:42 WIB
Presiden Robert Mugabe menghadiri wisuda di sebuah universitas di Harare, Jumat (17/11/2017). Ini adalah penampilan publik pertama Mugabe setelah intervensi militer. AFPPresiden Robert Mugabe menghadiri wisuda di sebuah universitas di Harare, Jumat (17/11/2017). Ini adalah penampilan publik pertama Mugabe setelah intervensi militer.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

HARARE, KOMPAS.com - Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe, menunjukkan dirinya untuk pertama kali di hadapan publik pasca- kudeta yang dilakukan militer Selasa (14/11/2017).

Kantor berita AFP Jumat (17/11/2017) melansir, Mugabe datang ke Harare guna menghadiri wisuda Universitas Terbuka Zimbabwe.

Media lokal memberitakan, Mugabe mengenakan toga dan topi akademis berwarna biru.

Kemunculan Mugabe juga memastikan pernyataan militer bahwa Mugabe dan keluarganya tidak disakiti.

Selain itu, kemunculan tersebut juga menjadi sinyal bahwa Mugabe masih menjadi presiden yang sah di mata konstitusi meski mulai berkembang suara yang memintanya mundur.

Baca juga : Partai Berkuasa Zimbabwe Bersiap untuk Memecat Robert Mugabe

Kamis (16/11/2017), militer sudah menghadap Mugabe dan meminta pemimpin 93 tahun tersebut untuk mundur.

AFP Robert Mugabe
Militer menginginkan Mugabe untuk lengser secara damai dan menyerahkan kekuasaan ke mantan wakilnya, Emmerson Mnangagwa.

Bahkan, mereka menyertakan penasehat pribadi Mugabe, Pastor Fidelis Mukonori, guna membujuk sang presiden.

Namun, upaya tersebut mentah karena Mugabe bermaksud menghabiskan masa jabatannya hingga 2018.

Situasi itu membuat partai pimpinannya, Zanu-PF, bermaksud membuat resolusi untuk memecat Mugabe Minggu (19/11/2017).

"Jika ini terlaksana maka pemakzulan akan dilakukan pada Selasa (22/11/2017)," ujar seorang sumber di dalam partai Zanu-PF kepada reuters.com.

Baca juga : Berkuasa 37 Tahun, Mugabe Bukan Kepala Negara Terlama di Afrika

 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X