Asosiasi Penitipan Anak Inggris Larang Penggunaan Glitter

Kompas.com - 17/11/2017, 17:13 WIB
Ilustrasi Glitter ThinkstockIlustrasi Glitter
|
EditorArdi Priyatno Utomo

LONDON, KOMPAS.com - Natal tahun ini tidak akan berlangsung meriah bagi ribuan anak-anak di Inggris.

Itu setelah Tops Day Nurseries, organisasi yang membawahi 19 tempat penitipan anak di selatan Inggris, mengumumkan glitter dilarang bagi anak-anak.

Ketua Tops Day Nurseries, Cheryl Hadland menyatakan, larangan itu berkaitan dengan dampak lingkungan yang timbul dari penggunaan serbuk berkilau tersebut.

Hadlanda berkata, selama ini, anak-anak suka menggunakan glitter di kartu ucapannya.


Namun, dengan Natal yang semakin dekat, maka diperkirakan ribuan anak bakal menghiasi kartu ucapannya dengan glitter.

Baca juga : Cara Unik Kenakan ?Glitter? di Mata untuk Tahun Baru

Hadland membayangkan akan ada berkilo-kiloliter glitter yang dikumpulkan oleh 22.000 pengasuh anak di seluruh Inggris.

"Saya membayangkan betapa ngeri kerusakan lingkungan yang bisa ditimbulkan," ujar Hadland dilansir dari Sky News Jumat (17/11/2017).

Hadland melanjutkan, glitter yang sangat kecil ukurannya begitu sulit terurai.

Jika serbuk itu jatuh ke jalan, pohon, atau tempat lain, maka hal itu akan mengancam kesehatan.

"Selama 27 tahun perjalanan mengelola tempat penitipan ini, saya tidak pernah tahu sudah membuat kerusakan sebesar ini," papar Hadland.

Dia berujar, keputusan ini dibuat tanpa mempertimbangkan opini dari para orang tua. "Namun, saya rasa mereka bakal mengerti," lanjut perempuan asal Bournemouth itu.

Pernyataan Hadland mendapat dukungan dari anggota Masyarakat Konservasi Laut, Sue Kinsey.

Kinsey menyebut langkah Hadland sebagai "pendekatan proaktif".

"Langkah ini akan meningkatkan sebuah momen yang lebih besar bagi kelestarian lingkungan," ucap Kinsey.

Baca juga : Inggris Bakal Bayar Sisa Pembelian Tank demi Bebaskan Perempuan yang Ditahan Iran

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X