Partai Berkuasa Zimbabwe Bersiap untuk Memecat Robert Mugabe

Kompas.com - 17/11/2017, 15:39 WIB
Presiden Zimbabwe Robert Mugabe tengah berbincang dengan panglima tentara dan beberapa utusan dari Afrika Selatan, di Istana Negara, di Harare, Kamis (16/11/2017). The Herald.Presiden Zimbabwe Robert Mugabe tengah berbincang dengan panglima tentara dan beberapa utusan dari Afrika Selatan, di Istana Negara, di Harare, Kamis (16/11/2017).
|
EditorErvan Hardoko

HARARE, KOMPAS.com - Para pemimpin partai Zanu-PF yang berkuasa di Zimbabwe menggelar pertemuan pada Jumat (17/11/2017) untuk merancang resolusi pelengseran Presiden Robert Mugabe akhir pekan ini.

Jika resolusi ini disepakati maka akan menjadi dasar untuk memakzulkan Mugabe pada pekan depan jika dia menolak untuk lengser dari jabatannya.

"Tak ada jalan kembali. Jik dia (Mugabe) keras kepala, kami akan memecatnya pada hari Minggu. Dan jika ini terlaksana maka pemakzulan akan dilakukan pada Selasa," ujar seorang sumber di dalam partai Zanu-PF kepada Reuters.

Situasi di ibu kota Harare semakin tak menentu setelah sebuah foto yang menampilkan Mugabe tengah tersenyum dan berjabat tangan dengan Jenderal Constantino Chiwenga, dalang kudeta, muncul ke publik.

Baca juga : Berkuasa 37 Tahun, Mugabe Bukan Kepala Negara Terlama di Afrika

Tanpa diduga, Mugabe pergi dari kediaman mewahnya yang dinamai "Atap Biru" tempat dia menjadi tahanan rumah ke Istana Negara.

Di tempat itulah, media kemudian mengambil fotonya bersama Jenderal Chiwenga dan para mediator dari Afrika Selatan.

Media terbitan Zimbabwe The Herald tak melaporkan hasil pertemuan itu. Alhasil , jutaan warga Zimbabwe kini berada dalam kegelapan soal masa depan negeri itu.

Sementara itu, Amerika Serikat yang sejak lama menjadi pengkritik Mugabe yang dianggap melanggar HAM dan mencurangi pemilu, menginginkan era baru bagi Zimbabwe.

Pernyataan yang disampaikan seorang pejabat tinggi Kemenlu AS urusan Afrika ini secara implisit merupakan seruan agar pemimpin berusia 93 tahun itu mundur.

Baca juga : Setelah Ramai Kudeta, Ini Wajah Mugabe di Istana Negara Zimbabwe

Baca tentang


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X