"Bos Segala Bos" Mafia Italia Meninggal di Sel Penjara

Kompas.com - 17/11/2017, 15:38 WIB
Foto Salvatore Toto Riina (kiri) bersama dengan Bernardo Provenzano. Riina, yang dikenal sebagai Bos Segala Bos mafia Italia meninggal dalam usia 87 tahun. Handout/AFPFoto Salvatore Toto Riina (kiri) bersama dengan Bernardo Provenzano. Riina, yang dikenal sebagai Bos Segala Bos mafia Italia meninggal dalam usia 87 tahun.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

PARMA, KOMPAS.com - Salah satu bos mafia terbesar Italia, Salvatore "Toto" Riina, meninggal dunia akibat kanker Jumat (17/11/2017).

Dia meninggal dalam usia 87 tahun di sebuah sel detensi di Parma sebagai tahanan seumur hidup.

Media lokal, seperti diwartakan New York Post, memberitakan sebelum kematiannya, Kementerian Kehakiman Italia mengizinkan keluarga Riina untuk menjenguknya.

Sebab, sehari sebelumnya (16/11/2017) merupakan hari ulang tahun Riina.

Sebelum meninggal, Riina dilaporkan koma karena kesehatan menurun setelah menjalani dua operasi.

Riina, salah satu bos mafia terkejam dari Sisilia, meninggal dengan menanggung 26 vonis seumur hidup atas berbagai kasus yang menjeratnya.

Baca juga : Bos Mafia di Meksiko Ditembak Musuh Saat Hendak Operasi Plastik

Pria yang melakukan pembunuhan pertamanya sejak usia 19 tahun itu dikenal sebagai pemimpin kejam dari Perkumpulan Cosa Nostra.

Tidak hanya menghabisi sekutu terdekatnya, Riina juga sering melanggar hukum tradisional mafia.

Yakni membunuh perempuan dan anak-anak, serta menghilangkan nyawa masyarakat umum agar mengalihkan perhatian para penegak hukum.

Melalui tangan pembunuh favoritnya, Giovanni Brusca, Riina didakwa telah menghilangkan nyawa sekitar 200 orang.

Karena kekejamannya, Riina mendapat berbagai julukan.

Di antaranya Toto u Curtu (Toto Si Pendek), La Belva (Binatang Buas), dan Il Capo dei Capi ( Bos dari Segala Bos).

Konfrontasinya dengan penegak hukum Italia mencapai puncak ketika dia membunuh dua pejabat Komisi Anti- Mafia Italia, Giovanni Falcone dan Paolo Borsellino.

Petualangan Riina sebagai bos mafia berakhir pada 15 Januari 1993, dan mengakhiri masa buronannya selama 23 tahun.

Baca juga : Bos Mafia Ingin Bunuh Putri Kandungnya karena Berpacaran dengan Polisi



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X