Keluarkan Perempuan 490 Kg, Petugas Hancurkan Dinding Rumah

Kompas.com - 17/11/2017, 15:16 WIB
Isabella Amaral, seorang perempuan berusia 30 tahun di Argentina yang berbobot 490 kg. (Daily Mirror) Isabella Amaral, seorang perempuan berusia 30 tahun di Argentina yang berbobot 490 kg. (Daily Mirror)
|
EditorVeronika Yasinta


ROSARIO, KOMPAS.com - Petugas pemadam kebakaran terpaksa menghancurkan dinding rumah seorang perempuan yang masuk dalam10 besar orang tergemuk di dunia.

Isabella Amaral, seorang perempuan berusia 30 tahun di Argentina berbobot 490 kg. Untuk membawanya ke rumah sakit, petugas harus mengeluarkan Amaral dari rumahnya.

Dilansir dari Daily Mirror, Kamis (16/11/2017), dia tidak dapat berjalan ataupun bergerak, sehingga dia harus keluar dari rumah beserta dengan ranjangnya.

Kemudian, petugas memindahkannya ke lori dan diangkut ke Rumah Sakit Daerah Rosario, di Argentina.

Baca juga : Mengapa Obesitas Memicu Penyakit Jantung?

Amaral akan menjalani operasi gastric bypass, atau operasi untuk membuat kantung lambung menjadi lebih kecil sehingga akan cepat merasa kenyang.

Sebelum tidur di meja operasi, dia harus mengurangi berat badannya hingga 200 kg secara natural.

Keponakan Amaral, Carel, mengatakan Amaral dibawa ke rumah sakit karena mengalami gangguan kesehatan yang buruk.

Petugas pemadam kebakaran membawa keluar Isabella Amaral, seorang perempuan berusia 30 tahun di Argentina yang berbobot 490 kg, dari rumahnya. Petugas terpaksa menghancurkan dinding rumah Amaral. (Daily Mirror) Petugas pemadam kebakaran membawa keluar Isabella Amaral, seorang perempuan berusia 30 tahun di Argentina yang berbobot 490 kg, dari rumahnya. Petugas terpaksa menghancurkan dinding rumah Amaral. (Daily Mirror)

Sebelumnya, dia pernah dibawa ke rumah sakit akibat terkena radang paru-paru. Dia juga sempat melakukan diet cairan selama satu bulan untuk membantu mengurangi berat badannya.

"Pemadam kebakaran melakukan apapun dan kami sangat berterima kasih. Tapi, tak ada yang tahu bagaimana memperlakukan orang dengan obesitas," katanya.

Direktur rumah sakit, Adrian Chapelet mengatakan, tim medisnya akan terus memantau dan merawat Amaral dengan teratur.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X