Foto Satelit Rekam Korut Bangun Kapal Selam Bersenjata Misil Balistik

Kompas.com - 17/11/2017, 13:28 WIB
Satelit mengambil gambar kegiatan di galangan kapal Sinpo, Korea Utara yang diyakini tengah membangun sebuah kapal selam. Digital Globe/MirrorSatelit mengambil gambar kegiatan di galangan kapal Sinpo, Korea Utara yang diyakini tengah membangun sebuah kapal selam.
|
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Sejumlah citra satelit yang diambil bulan ini dari sebuah galangan kapal AL Korea Utara mengindikasikan negeri itu sedang membangun kapal selam bersenjata misil balistik pertamanya.

38 North, sebuah organisasi pemantau perkembangan Korea Utara yang berbasis di Washington DC, Kamis (16/11/2017), mengatakan, foto-foto satelit itu diambil pada 5 November di galangan kapal Sinpo Selatan, Korea Utara.

"Penampakan yang kemungkinan besar adalah bagian dari sebuah kapal selam menujukkan pembuatan kapal selam baru, kemungkinan adalah Sinpo-C kapal selam bersenjata misil balistik," demikian laporan 38 North.

Laporan itu mengatakan, sepanjang 2017 terjadi banyak pergerakan pemindahan komponen dan bagian-bagian kapal keluar masuk galangan tersebut.

Baca juga : Seoul: Jangan Serang Korea Utara Tanpa Persetujuan Kami

Laporan tersebut menambahkan, foto yang diperoleh pada 5 November itu memperlihatkan dua obyek berbentuk lingkaran yang kemungkinan adalah tabung tekanan kapal selam.

Disebutkan bahwa kedua benda itu berukuran jauh lebih besar dari yang terdapat di kapal selam kelas Romeo milik Korea Utara.

Foto-foto itu juga memperlihatkan sebuah tempat uji coba mekanisme peluncuran misil dari kapal selam.

Meski demikian, laporan tersebut menegaskan, tak ada aktivitas di galangan itu yang menunjukkan kemungkinan adanya uji coba baru peluncuran misil dari kapal selam.

Korea Utara selama ini sedang mengembangkan misil yang bisa mengangkut hulu ledak nuklir dan memiliki daya jangkau hingga ke wilayah Amerika Serikat.

Kondisi ini memicu krisis internasional, apalagi setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan, semua opsi untuk menghentikan program nuklir Korea Utara tengah dipertimbangkan, termasuk invasi militer.

Korea Utara juga diyakini tengah mengembangkan misil berbahan bakar padat yang dapat diluncurkan dari kapal selam.

Baca juga : Korea Utara: Trump Pantas Dihukum Mati!

Bulan lalu, majalah The Diplomat mengutip seorang pejabat di pemerintahan AS mengatakan, intelijen militer mengendus adanya pembangunan kapal selam bertenaga diesel-listrik di galangan Sinpo.

Intelijen militer AS menyebut, kapal selam ini adalah penerus dari satu-satunya kapal selam bersenjata misil balistik yang selama ini masih dalam tahan eksperimen.

  



Sumber Telegraph
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X