Kompas.com - 17/11/2017, 13:13 WIB
Raja Salman bin Abdulaziz ALEX BRANDON / POOL / AFPRaja Salman bin Abdulaziz
|
EditorAgni Vidya Perdana

RIYADH, KOMPAS.com - Raja Arab Saudi dikabarkan akan turun takhta pada pekan depan dan digantikan oleh putra mahkotanya.

Sumber dekat keluarga kerajaan mengatakan kepada Daily Mail, hal itu akan menjadikan Pangeran Mohammed bin Salman berusia 32 tahun tersebut benar-benar berkuasa.

Mohammed bin Salman, yang juga dipanggil MBS, mulai mengambil langkah meraih kekuasaan dengan memerintahkan penahanan 40 pangeran dan juga tokoh pemerintahan dengan tuduhan korupsi.

Baca juga: Raja Salman Ganti Sejumlah Menteri di Kabinet Arab Saudi

Raja Salman kemudian hanya akan menjadi pemimpin seremonial, sementara kepemimpinan resmi negara akan diserahkan kepada putra mahkota.

"Kecuali terjadi sesuatu yang luar biasa, Raja Salman akan mengumumkan penunjukkan Mohammed bin Salman sebagai Raja Arab Saudi pekan depan," kata sumber itu kepada Daily Mail.

"Raja Salman selanjutnya hanya akan berperan seperti Ratu Inggris. Beliau hanya akan mempertahankan gelar 'Penjaga Dua Masjid Suci'," tambah sumber.

Setelah dinobatkan sebagai raja, Pangeran Mohammed disebut akan memfokuskan perhatiannya pada Iran, rival lama Arab Saudi di Timur Tengah.

Tidak menutup kemungkinan akan ada langkah gerakan militer yang diambil.

Raja baru juga kemungkinan akan mendekati Israel untuk meminta bantuan menghancurkan militan Lebanon yang didukung Iran, Hizbullah.

"MBS meyakini bahwa dia harus memukul Iran dan Hizbullah. Meskipun hal itu bertentangan dengan nasihat para tetua keluarga kerajaan," ujar sumber.

Raja Salman bin Adbulaziz Al Saud saat ini telah berusia 81 tahun.

Menduduki takhta raja Arab Saudi sejak 23 Januari 2015, menggantikan saudara sekaligus raja sebelumnya Raja Abdullah yang meninggal dunia.

Baca juga: Raja Salman Tunjuk Putra Mahkota Baru, Siapakah Dia?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.