Kereta di Jepang Berangkat Lebih Cepat 20 Detik, Manajemen Minta Maaf

Kompas.com - 16/11/2017, 12:26 WIB
Sebuah kereta Tsubuka Express di Jepang (Japan Today) Sebuah kereta Tsubuka Express di Jepang (Japan Today)
|
EditorVeronika Yasinta


TOKY0, KOMPAS.com — Kereta di Jepang terkenal mengagumkan untuk sejumlah alasan, salah satunya ketepatan waktu kedatangan dan keberangkatan.

Namun, pada Selasa (14/11/2017), sebuah kereta di jalur Tsukuba Metropolitan Intercity berangkat tidak sesuai jadwal. Kereta itu berangkat lebih cepat 20 detik dari yang seharusnya.

Kereta Tsubuka Express seharusnya meninggalkan Stasiun Minami Nagareyama pada pukul 09.44. Namun, kereta itu malah berangkat pukul 9:43:40 atau 20 detik lebih awal.

Pihak manajemen Tsubuka Express mengeluarkan permintaan maaf secara resmi melalui situs perusahaan.

Baca juga: Tabrakan Kereta Api di Singapura, 25 Orang Terluka

Lalu, kenapa keberangkatan lebih cepat 20 detik itu harus dipermasalahkan?

Dilansir dari Japan Today, Kamis (16/11/2017), salah satu pendapat menyatakan, orang Jepang terlalu berlebihan menanggapi kesalahan 20 detik tersebut.

Seorang koresponden SoraNews24 menulis, banyaknya orang yang memberi perhatian pada keberangkatan kereta yang lebih cepat 20 detik, padahal setiap 4 menit, kereta Tsubuka Express melewati stasiun pada pagi hari.

Warga Jepang berkeyakinan kereta yang akan mereka tumpangi tiba tepat waktu. Beberapa orang akan ketinggalan kereta jika kereta lebih cepat berangkat dari biasanya.

Mereka harus menunggu selama 4 menit untuk naik kereta berikutnya. Penumpang yang ketinggalan harus bersaing dengan kloter penumpang kereta selanjutnya.

Belum lagi, risiko datang terlambat ke tempat kerja atau sekolah jika kereta lebih cepat berangkat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Internasional
Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Internasional
Pria Jepang Dikabarkan Terjangkit Virus Corona Selepas Berkunjung ke Indonesia

Pria Jepang Dikabarkan Terjangkit Virus Corona Selepas Berkunjung ke Indonesia

Internasional
Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Internasional
6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

Internasional
Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

Internasional
Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Internasional
Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X