Pelaku Penembakan California Baru Bebas Bersyarat - Kompas.com

Pelaku Penembakan California Baru Bebas Bersyarat

Kompas.com - 15/11/2017, 21:04 WIB
Foto Kevin Neal, pelaku penembakan di Rancho Tehama, California, yang menewaskan empat orang Selasa kemarin (14/11/2017)Kepolisian Tehama County Foto Kevin Neal, pelaku penembakan di Rancho Tehama, California, yang menewaskan empat orang Selasa kemarin (14/11/2017)

RANCHO TEHAMA, KOMPAS.com - Penembak yang menewaskan empat orang di Tehama, Amerika Serikat ( AS) Selasa (14/11/2017), Kevin Neal, diketahui baru saja bebas bersyarat.

Hal itu dikatakan oleh Asisten Sheriff Tehama County, Phil Johnston.

Kepada Associated Press via syracuse.com, Johnston menyatakan Neal ditahan sejak Januari karena menyerang seseorang.

Keterangan lebih mendalam diberikan ibu Neal, yang hanya mau disebut dengan Anne.

Anne berujar, Neal mendekam di penjara setelah menusuk tetangganya.

Diduga persoalan penanaman ganja menjadi penyebab Neal menusuk tetangganya tersebut.

Anne harus merogoh 160.000 dolar AS, Rp 2,1 miliar, sebagai jaminan, dan 10.000 dolar AS, atau Rp 135 juta, sebagai biaya pengacara untuk melepaskan putranya.

Baca juga : Penembakan Massal di California Tewaskan Empat Orang

Neal acap membuat warga di sekitar Rancho Tehama, tempatnya tinggal, resah. Sebab, warga sering mendengar suara tembakan dari dalam rumahnya.

"Sepanjang hari saya dan ayah saya mendengarnya," keluh Cristal Caravez yang menjabat sebagai presiden komunitas setempat.

Kakak Neal, Sheridan Orr, mengaku tidak mengetahui bagaimana Neal bisa memiliki senjata.

Pasalnya, Neal diklaim mengidap penyakit kejiwaan dimana dia gampang marah. "Saya tidak mengetahui bagaimana dia mendapatkan senjata," ujar Orr.

Sebelumnya, melakukan penembakan secara acak di sejumlah lokasi di kawasan pedesaan di utara California, termasuk satu lokasi di sebuah sekolah.

Dalam aksinya, dia menggunakan senapan semi-otomatis dan dua buah pistol.

Polisi Tehama berhasil menewaskannya.

Tujuh korban luka telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan, termasuk seorang anak yang terluka saat berada di sekolah.

Seorang ibu dan anaknya juga terkena tembakan saat ada di dalam mobil.

Aksi penembakan diduga dimulai pada pukul 08.00 waktu setempat di sebuah rumah di Rancho Tehama Reserve dan berlanjut ke sejumlah lokasi lainnya.

Baca juga : Penembakan Gereja di Texas, Insiden Ke-307 di AS Sepanjang Tahun Ini


EditorArdi Priyatno Utomo
Komentar

Terkini Lainnya

Hari Pertama Kerja, Wali Kota Jakut Klaim Semua Pegawainya Masuk

Hari Pertama Kerja, Wali Kota Jakut Klaim Semua Pegawainya Masuk

Megapolitan
Ketua DPR Minta Polisi Usut Tuntas Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Ketua DPR Minta Polisi Usut Tuntas Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Nasional
'Mbah Yam Memang Terkenal Bisa Pijat, Tak Sangka Banyak Janin Dikubur di Rumahnya'

"Mbah Yam Memang Terkenal Bisa Pijat, Tak Sangka Banyak Janin Dikubur di Rumahnya"

Regional
Suaeb, Sosok Penjaga Budaya Betawi dari Jakarta Utara

Suaeb, Sosok Penjaga Budaya Betawi dari Jakarta Utara

Megapolitan
Kronologi Kecelakaan Jip Wisata Merapi Terjun ke Jurang hingga Tewaskan Wisatawan

Kronologi Kecelakaan Jip Wisata Merapi Terjun ke Jurang hingga Tewaskan Wisatawan

Regional
PNS dan Dirut BUMD Antre untuk Halalbihalal dengan Anies-Sandi

PNS dan Dirut BUMD Antre untuk Halalbihalal dengan Anies-Sandi

Megapolitan
Maskapai AS Kompak Tak Angkut Anak Migran yang Terpisah dari Orangtua

Maskapai AS Kompak Tak Angkut Anak Migran yang Terpisah dari Orangtua

Internasional
Jip Wisata Merapi Terjun ke Jurang, Satu Wisatawan Tewas Berasal dari Bogor

Jip Wisata Merapi Terjun ke Jurang, Satu Wisatawan Tewas Berasal dari Bogor

Regional
Selamat Ulang Tahun ke-57 Pak Jokowi!

Selamat Ulang Tahun ke-57 Pak Jokowi!

Nasional
'Head to Head' Dihapus, Debat Final Pilgub Jabar Diprediksi Antiklimaks

"Head to Head" Dihapus, Debat Final Pilgub Jabar Diprediksi Antiklimaks

Regional
Perintah Eksekutif Trump Akhiri Krisis Migran Hanya Berlaku Sementara

Perintah Eksekutif Trump Akhiri Krisis Migran Hanya Berlaku Sementara

Internasional
Simulasi Pemohon SIM Wajib Tes Psikologi Dimulai Hari Ini

Simulasi Pemohon SIM Wajib Tes Psikologi Dimulai Hari Ini

Megapolitan
Bir Pletok Peci Merah, Bir Pletok Kekinian ala Starbucks

Bir Pletok Peci Merah, Bir Pletok Kekinian ala Starbucks

Megapolitan
Tradisi Kamomose, Tradisi Mencari Jodoh setelah Lebaran

Tradisi Kamomose, Tradisi Mencari Jodoh setelah Lebaran

Regional
5 Berita Populer: Kesaksian Korban Selamat Kapal Sinar Bangun dan Wisatawan Perancis Diperkosa di Labuan Bajo

5 Berita Populer: Kesaksian Korban Selamat Kapal Sinar Bangun dan Wisatawan Perancis Diperkosa di Labuan Bajo

Regional

Close Ads X