Pemecatan Wapres yang Berujung Runtuhnya Kekuasaan Mugabe - Kompas.com

Pemecatan Wapres yang Berujung Runtuhnya Kekuasaan Mugabe

Kompas.com - 15/11/2017, 19:49 WIB
Warga kota Harare melintasi di belakang sebiuah tank AD Zimbabwe yang diparkir di salah satu ruas jalan kota tersebut, Rabu (15/11/2017).AFP Warga kota Harare melintasi di belakang sebiuah tank AD Zimbabwe yang diparkir di salah satu ruas jalan kota tersebut, Rabu (15/11/2017).

HARARE, KOMPAS.com - Setelah mengendalikan Zimbabwe sejak 1980, kekuasaan Presiden Robert Mugabe akhirnya berakhir di tangan militernya sendiri.

Sebenarnya melemahnya kekuasaan Mugabe sudah lama terasa, tetapi semuanya memuncak pada 6 November lalu saat Wapres Emmerson Mnangagwa dipecat.

Berikut kronologis kudeta militer di Zimbabwe:

Pemecatan wakil presiden

6 November: Presiden Mugabe memecat Wapres Emmerson Mnangagwa untuk memuluskan jalan Grace Mugabe (52) menjadi presiden berikut Zimbabwe.

Baca juga : Afrika Selatan: Mugabe Berstatus Tahanan Rumah

Harian pemerintah Chronicles kemudian menuduh Mnangagwa dan pendukungnya berencana menggulingkan Mugabe dari jabatannya.

Perlawanan mantan wapres

8 November: Setelah dipecat, Mnangagwa mengatakan, dia meninggalkan Zimbabwe. Menurut orang-orang dekatnya Mnangagwa kabur ke Afrika Selatan.

"Partai bukan properti pribadi Anda dan istri Anda sehingga bisa kalian perlakukan sesuka hati," ujar Mnangagwa dalam pernyataan tertulis setebal lima halaman yang ditujukan kepada Mugabe.

Mnangagwa berjanji akan kembali ke Zimbabwe untuk memimpin partai Zanu-PF. Kemudian para petinggi partai menegaskan telah memecat Mnangagwa.

Panglima AD Zimbabwe Jenderal Constantino Chiwenga berbicara dalam konferensi pers di markas besar militer.JEKESAI NJIKIZANA / AFP Panglima AD Zimbabwe Jenderal Constantino Chiwenga berbicara dalam konferensi pers di markas besar militer.
Peringatan panglima AD

13 November: Panglima AD Jenderal Constantino Chiwenga memperingatkan militer akan melakukan intervensi untuk menghentikan pembersihan para rival Mugabe di tubuh partai Zanu-PF.

Sementara itu, Mnangagwa mendapatkan dukungan dari para veteran perang kemerdekaan Zimbabwe.  

Baca juga : Robert Mugabe, Pahlawan Kemerdekaan yang Menjadi Diktator

Dia juga memiliki kedekatan dengan militer karena pernah menjadi menteri pertahanan dalam pemerintahan Mugabe.

Tentara bantah melakukan kudeta

14 November: Sebuah konvoi tank bergerak menuju pinggiran ibu kota Zimbabwe, Harare. Lalu, suara baku tembak terdengar di dekat kediaman Mugabe.

Meski demikian militer membantah telah melakukan kudeta. Dalam pidato di televisi militer mengatakan, mereka hanya mengincar para penjahat di sekitar Mugabe.

Mugabe ditahan

15 November: Kendaraan-kendaraan militer Zimbabwe menduduki sejumlah ruas jalan utama di Harare pada pagi hari.

Baca juga : Wakil Presiden Tersingkir Zimbabwe Ambil Alih Kekuasaan?

Pemerintah Afrika Selatan mengatakan, lewat telepon Mugabe mengatakan kepada Presiden Jacob Zuma bahwa dia menjadi tahanan rumah tetapi kondisinya baik.

Afrika Selatan lalu mengirimkan dua utusannya ke Zimbabwe. Sementara, Uni Eropa mendesak penyelesaian damai krisis politik di Zimbabwe.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorErvan Hardoko
SumberAFP
Komentar

Terkini Lainnya

Hari Pertama Kerja, Wali Kota Jakut Klaim Semua Pegawainya Masuk

Hari Pertama Kerja, Wali Kota Jakut Klaim Semua Pegawainya Masuk

Megapolitan
Ketua DPR Minta Polisi Usut Tuntas Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Ketua DPR Minta Polisi Usut Tuntas Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Nasional
'Mbah Yam Memang Terkenal Bisa Pijat, Tak Sangka Banyak Janin Dikubur di Rumahnya'

"Mbah Yam Memang Terkenal Bisa Pijat, Tak Sangka Banyak Janin Dikubur di Rumahnya"

Regional
Suaeb, Sosok Penjaga Budaya Betawi dari Jakarta Utara

Suaeb, Sosok Penjaga Budaya Betawi dari Jakarta Utara

Megapolitan
Kronologi Kecelakaan Jip Wisata Merapi Terjun ke Jurang hingga Tewaskan Wisatawan

Kronologi Kecelakaan Jip Wisata Merapi Terjun ke Jurang hingga Tewaskan Wisatawan

Regional
PNS dan Dirut BUMD Antre untuk Halalbihalal dengan Anies-Sandi

PNS dan Dirut BUMD Antre untuk Halalbihalal dengan Anies-Sandi

Megapolitan
Maskapai AS Kompak Tak Angkut Anak Migran yang Terpisah dari Orangtua

Maskapai AS Kompak Tak Angkut Anak Migran yang Terpisah dari Orangtua

Internasional
Jip Wisata Merapi Terjun ke Jurang, Satu Wisatawan Tewas Berasal dari Bogor

Jip Wisata Merapi Terjun ke Jurang, Satu Wisatawan Tewas Berasal dari Bogor

Regional
Selamat Ulang Tahun ke-57 Pak Jokowi!

Selamat Ulang Tahun ke-57 Pak Jokowi!

Nasional
'Head to Head' Dihapus, Debat Final Pilgub Jabar Diprediksi Antiklimaks

"Head to Head" Dihapus, Debat Final Pilgub Jabar Diprediksi Antiklimaks

Regional
Perintah Eksekutif Trump Akhiri Krisis Migran Hanya Berlaku Sementara

Perintah Eksekutif Trump Akhiri Krisis Migran Hanya Berlaku Sementara

Internasional
Simulasi Pemohon SIM Wajib Tes Psikologi Dimulai Hari Ini

Simulasi Pemohon SIM Wajib Tes Psikologi Dimulai Hari Ini

Megapolitan
Bir Pletok Peci Merah, Bir Pletok Kekinian ala Starbucks

Bir Pletok Peci Merah, Bir Pletok Kekinian ala Starbucks

Megapolitan
Tradisi Kamomose, Tradisi Mencari Jodoh setelah Lebaran

Tradisi Kamomose, Tradisi Mencari Jodoh setelah Lebaran

Regional
5 Berita Populer: Kesaksian Korban Selamat Kapal Sinar Bangun dan Wisatawan Perancis Diperkosa di Labuan Bajo

5 Berita Populer: Kesaksian Korban Selamat Kapal Sinar Bangun dan Wisatawan Perancis Diperkosa di Labuan Bajo

Regional

Close Ads X