Kompas.com - 15/11/2017, 19:23 WIB
Ilustrasi wine Thinkstockphotos.comIlustrasi wine
|
EditorVeronika Yasinta


EDINBURG, KOMPAS.com - Skotlandia mengukuhkan diri sebagai negara pertama di dunia yang menerapkan harga minimal untuk penjualan minuman beralkohol.

Langkah itu ditempuh untuk meningkatkan kesehatan publik, setelah Asosiasi Wiski Scotch (SWA) kalah dalam proses banding terhadap rencana tersebut di pengadilan tertinggi yang terletak di Inggris.

Dilansir dari Telegraph, Rabu (15/11/2017), SWA berpendapat langkah untuk pemberian harga minimal sebesar 50 poundsterling atau Rp 891.000 per unit untuk alkohol, merupakan harga yang tidak proporsional dan ilegal.

Namun, 7 hakim di Mahkamah Agung dengan suara bulat mendukung pemerintah Skotlandia untuk menjalankan aturan yang diajukan sejak lima tahun lalu.

Baca juga : Bisnis Minuman Alkohol Masih Tertekan

Kementerian Skotlandia berjanji untuk bergerak secepat mungkin, dan mulai memberlakukan undang-undang tersebut pada awal tahun depan.

Menteri Kesehatan Skotlandia, Shona Robison, menyambut baik keputusan tersebut dan akan membuat pernyataan ke Parlemen Skotlandia untuk segera menentukan langkah-langkah pemerintah selanjutnya.

"Ini sebuah gerakan penting dalam ambisi kami untuk mengubah masalah hubungan Skotlandia dengan alkohol," katanya.

Proposal aturan yang mendapat dukungan dari pakar kesehatan itu akan membuat harga sebotol spiritus menjadi 14 poundsterling atau Rp 249.000, sebotol wine termurah 4,69 poundsterling atau Rp 83.544, 1 krak berisi 4 kaleng minuman 500 ml dijual minimal 4 poundsterling atau Rp 71.200.

Baca juga : Brad Pitt Berhenti Minum Alkohol dan Ikut Terapi

Dilansir dari Strait Times, angka kematian akibat alkohol di Skotlandia telah meningkat 10 persen sejak 2015.

Alkohol di Skotlandia lebih banyak 17 persen terjual untuk setiap orang dewasa. Angka itu lebih tinggi daripada Inggris dan Wales pada tahun lalu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X