Kompas.com - 15/11/2017, 19:17 WIB
|
EditorArdi Priyatno Utomo

NAYPYIDAW, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Rex Tillerson, mengatakan tidak akan memberi sanksi kepada Myanmar atas perlakuan mereka kepada etnis Rohingya karena dianggap tidak akan menyelesaikan masalah.

Hal itu dikatakan Tillerson pasca-pertemuannya dengan Konselor Myanmar, Aung San Suu Kyi di Nyapyidaw Rabu (15/11/2017).

Sebelumnya pada 23 Oktober, pemerintahan Donald Trump tengah mempertimbangkan memberi sanksi ekonomi kepada Myanmar.

Sejak militer Myanmar melakukan operasi ke Rakhine pada 25 Agustus sebagai balasan atas serangan gerilyawan, lebih dari 600.000 rakyat Rohingya mengungsi ke Banglades.

Mereka yang melarikan diri menuduh pasukan keamanan melakukan pembakaran, pembunuhan dan pemerkosaan.

Baca juga : 25.000 Anak Etnis Rohingya di Pengungsian Alami Gizi Buruk

Namun, dilansir dari AFP, Tillerson menyatakan sanksi tidak serta-merta akan menyelesaikan krisis kemanusiaan di Rakhine.

"Saya ingin melihat Myanmar sukses menyelesaikan krisisnya tanpa harus mendapat sanksi dari pihak manapun," ujar Tillerson.

Meski begitu, diplomat 65 tahun tersebut melanjutkan bahwa Washington benar-benar serius menyikapi kabar adanya pembantaian yang dilakukan aparat keamanan Myanmar.

Tillerson mendesak agar Myanmar menerima investigasi secara mandiri untuk membuktikan tuduhan tersebut.

"Situasi yang ada di sana benar-benar mengerikan," tambah Tillerson.

AFP mewartakan, baik militer maupun pemerintahan Suu Kyi sama-sama menyangkal tuduhan terjadinya pembantaian, dan tidak mengizinkan tim investigasi bentukan PBB masuk ke wilayah mereka.

Baca juga : Badut Bawa Keceriaan ke Anak-anak Etnis Rohingya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.