Penembakan Massal di California Tewaskan Empat Orang

Kompas.com - 15/11/2017, 08:40 WIB
Polisi California mengamankan salah satu lokasi tempat terjadinya penembakan massal di kawasan Rancho Tehama, Rabu (15/11/2017). ELIJAH NOUVELAGE / AFPPolisi California mengamankan salah satu lokasi tempat terjadinya penembakan massal di kawasan Rancho Tehama, Rabu (15/11/2017).
|
EditorAgni Vidya Perdana

CALIFORNIA, KOMPAS.com - Tragedi penembakan massal kembali terjadi di Amerika Serikat. Kali ini seorang pria melakukan penembakan yang menewaskan empat orang di Tehama, California, Selasa (14/11/2017).

Pelaku melakukan penembakan secara acak di sejumlah lokasi di kawasan pedesaan di utara California, termasuk satu lokasi di sebuah sekolah.

Empat orang dikabarkan tewas akibat aksi tersebut dan beberapa lainnya mengalami luka.

Baca juga: 26 Tewas dalam Insiden Penembakan Gereja di AS

Laporan polisi mengatakan pelaku telah ditembak mati oleh petugas. Namun belum diidentifikasi.

Polisi mengatakan mereka menemukan sebuah senapan semi otomatis dan dua pistol yang diduga digunakan pelaku.

"Ini sangat jelas bahwa pelaku memilih sasarannya secar acak," kata Wakil Kepala Polisi Tehama Phil Johnston kepada AP.

Tujuh korban luka telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan, termasuk seorang anak yang terluka saat berada di sekolah.

Seorang ibu dan anaknya juga terkena tembakan saat ada di dalam mobil.

Aksi penembakan diduga dimulai pada pukul 08.00 waktu setempat di sebuah rumah di Rancho Tehama Reserve dan berlanjut ke sejumlah lokasi lainnya.

Johnston menambahkan, polisi memeriksa setidaknya lima lokasi kejadian.

"Sekolah yang menjadi salah satu lokasi telah diamankan dan anak-anak dapat menghadiri sekolah dengan aman," tambahnya.

Baca juga: Penembakan Massal di AS, Bukan Mental Pelaku Penyebabnya...

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Internasional
AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

Internasional
Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini 'Dibebaskan' Setelah 15 Tahun

Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini "Dibebaskan" Setelah 15 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X