Apakah ASEAN Sudah Membosankan?

Kompas.com - 14/11/2017, 09:32 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkejut saat ia menyadari pemimpin lainnya, termasuk Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev, Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc, Presiden Filipina Rodrigo Duterte dan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull, saling berpegangan tangan untuk tradisi ASEAN handshake (berjabat tangan ala ASEAN) saat ia berpartisipasi di upacara pembukaan KTT ASEAN di Manila, Filipina, Senin (13/11/2017). ANTARA FOTO/REUTERS/JONATHAN ERNSTPresiden Amerika Serikat Donald Trump terkejut saat ia menyadari pemimpin lainnya, termasuk Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev, Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc, Presiden Filipina Rodrigo Duterte dan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull, saling berpegangan tangan untuk tradisi ASEAN handshake (berjabat tangan ala ASEAN) saat ia berpartisipasi di upacara pembukaan KTT ASEAN di Manila, Filipina, Senin (13/11/2017).
EditorLaksono Hari Wiwoho

ASEAN: perkenalkan Donald Trump.

Donald Trump: perkenalkan ASEAN.

Siapakah yang akan menang dalam pertemuan antara "Si Pengacau Besar" dan kelompok regional penjaga protokol yang paling membosankan di dunia? Saya tidak akan bertaruh pada Trump.

Menghadiri pertemuan ASEAN itu seperti mencoba berjalan mundur melalui gula aren yang dilelehkan—terjebak, tak bisa ke mana-mana.

Setelah beberapa saat, Anda hanya akan menyerah dan mengikuti arus… bahkan Rodrigo "Dirty Harry" Duterte harus berperilaku dengan baik saat menghadapi pertemuan ASEAN yang tidak berujung dan membuat kantuk.

Lebih dari setahun yang lalu, saya memiliki ide untuk meluncurkan kembali kolom saya—yang Anda sedang baca sekarang—yaitu "Ceritalah ASEAN" atau "Ceritakan kepada saya sebuah cerita, ASEAN".

Konsepnya, menemui dan mewawancarai orang-orang biasa dari 650 juta rakyat di seluruh ASEAN. Ini terlihat sangat menyenangkan.

Namun, ketika saya turun langsung ke lapangan, mendengarkan cerita para petani, pekerja rantauan, pemandu wisata, pekerja (buruh) harian dan guru sekolah dari Bassein, Nam Dinh, Manado dan Bacolod, saya mulai menyadari bahwa saya telah membuat sedikit kesalahan.

Asia Tenggara itu menggetarkan, seksi, dan penuh energi. ASEAN—sebagai organisasi supranasional—itu muluk, angkuh, dan sangat membuat kantuk, membosankan.

Intinya, ASEAN adalah antitesis terhadap segala hal yang membuat Asia Tenggara menarik. Jalanannya gaduh. Tidak dapat diprediksi.

Sebagai perbandingan, ASEAN itu elitis yang lebih nyaman di hotel, resor, dan pusat konvensi yang mewah. Pertemuan-pertemuannya pun seperti obrolan-obrolan yang telah dilatih dengan baik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Internasional
Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X