Kompas.com - 13/11/2017, 22:02 WIB
Terlihat di foto Ibu berusia 39 tahun dengan muka diburamkan yang dipenjara 150 tahun setelah terbukti bersalah menjadikan kedua putrinya sebagai wanita tunasusila (13/11/2017). THE STAR/ASIA NEWS NETWORKTerlihat di foto Ibu berusia 39 tahun dengan muka diburamkan yang dipenjara 150 tahun setelah terbukti bersalah menjadikan kedua putrinya sebagai wanita tunasusila (13/11/2017).
|
EditorArdi Priyatno Utomo


Johor Bahru, Kompas.com — Pengadilan Malaysia memberikan hukuman penjara selama 150 tahun kepada seorang perempuan di Johor Bahru karena melakukan tindakan prostitusi dengan melibatkan anaknya yang masih di bawah umur.

Seperti dilaporkan The Star Online, Senin (13/11/2017), wanita berusia 39 tahun ini diganjar vonis yang sangat berat karena terbukti bersalah “menjual” kedua putrinya sebagai PSK.

Wanita yang tidak disebutkan identitasnya ini mengaku bersalah atas 10 dakwaan yang masing-masing ancaman hukumannya selama 10 tahun.

Proses persidangan membuktikan, pelaku dengan tega memaksa dua putrinya yang masing-masing baru berusia 10 dan 13 tahun untuk melayani nafsu berahi seorang pria Banglades awal Oktober lalu di sebuah hotel di pusat kota Johor Bahru.

Yang semakin memilukan, perbuatan yang mengoyak hati nurani ini tidak hanya dilakukan sekali, melainkan berkali-kali.

Baca juga: Pensiunan Guru Ditemukan Tewas di Lokalisasi Prostitusi

Kedua putrinya yang masih di bawah umur tersebut dipaksa untuk melayani pria Banglades itu selama 5 hari pada tanggal 1, 4, 5, 6, dan 7 Oktober.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Si ibu memasang tarif sebesar 50 ringgit Malaysia atau sekitar Rp 162.000, untuk satu sesi bercinta dengan kedua putrinya itu.

Perempuan itu kemudian menyaksikan aksi bercinta kedua putrinya itu dengan pelanggan yang sudah membayar.

Selama persidangan, pelaku memelas dan memohon agar hakim meringankan hukumannya dengan menjatuhkan denda.

Alasannya, dia masih harus merawat dua anaknya yang ada di rumah, masing-masing berusia 4 dan 5 tahun.

Namun, hakim Kamarudin Kamsun menolak mentah-mentah permohonan perempuan yang menjadi orangtua tunggal tersebut.

Perbuatan pelaku tercium kepolisian Malaysia yang menciduknya pada 25 Oktober lalu dari apartemennya di Senai, salah satu distrik di negara bagian Johor.

Adapun kedua putri malang itu adalah buah hatinya dari pernikahan keempat dan kelimanya.

Baca juga: Terkuaknya Kedok Tempat Spa yang Dijadikan Prostitusi Kaum Gay



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.