Hindari Perkosaan, Ibu dan Putrinya Melompat dari Kereta Api

Kompas.com - 13/11/2017, 17:17 WIB
Ilustrasi kereta api india. transportbangalore.blogspot.comIlustrasi kereta api india.
|
EditorErvan Hardoko

NEW DELHI, KOMPAS.com - Seorang perempuan 40 tahun dan putrinya yang berusia 15 tahun nekat melompat dari sebuah kereta api Howrah-Jodhpur Express yang melaju dari Kolkata menuju New Delhi.

Perempuan itu nekat membahayakan nyawa untuk menghindari sekelompok orang yang hendak memperkosa sang putri yang masih remaja.

Awalnya, ibu dan anak itu duduk di gerbong tambahan pada Sabtu (11/11/2017) malam. Tiba-tiba beberapa orang pria menyeret putri perempuan itu ke dalam toilet.

Beruntung, perempuan itu bisa menyelamatkan putrinya dan kemudian melompat ke luar kereta saat melaju di antara kota Chandari dan Kanpur.

Baca juga : Perempuan India Potong Kemaluan Tokoh Agama yang Hendak Memperkosanya

Ibu dan anak itu pingsan selama beberapa jam setelah melompat dari kereta api.

Setelah sadarkan diri keduanya berjalan kaki menuju ke stasiun kereta api Chandari. Setibanya di sana, warga memanggilkan ambulans dan membawa keduanya ke rumah sakit.

Polisi Kereta Api (GRP) mengetahui kasus ini pada Minggu (12/11/2017) dan langsung menanganinya.

Menurut polisi, suami perempuan itu bekerja di sebuah perusahaan swasta di New Delhi sementara sang putri baru duduk di kelas sembilan di Kolkata.

Kepada polisi, perempuan itu mengatakan, sebanyak 10-15 pria mulai menggoda mereka tak lama setelah meninggalkan stasiun Howrah.

Perempuan itu kemudian melaporkan perilaku para pria itu kepada polisi kereta api yang bertugas.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X