AS dan Rusia Sepakat Tak Ada Solusi Militer untuk Konflik Suriah

Kompas.com - 12/11/2017, 08:53 WIB
Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di KTT APEC di Danang, Vietnam. Mikhail KLIMENTYEV / SPUTNIK / AFP Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di KTT APEC di Danang, Vietnam.
|
EditorErvan Hardoko

DANANG, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat dan Rusia merils pernyataan bersama yang menegaskan tak akan menggunakan solusi militer untuk mengakhiri perang di Suriah.

Kesepakatan ini diambil setelah Presiden Donald Trump dan Vladimir Putin menggelar pertemuan singkat di sela-sela KTT APEC di Danang, Vietnam.

Para pejabat tinggi kedua negara yang menyampaikan pernyataan itu mengatakan, kedua presiden sudah mencapai kemajuan soal Suriah yang hancur akibat enam tahun perang saudara.

Selama ini, AS dan Rusia mendukung sisi yang berbeda dalam perang itu sehingga kesepakatan untuk mengambil langkah baru menuju perdamaian amatlah langka.


Baca juga : Putin Jadwalkan Pertemuan dengan Trump Secara Bilateral di APEC

"Kedua presiden sepakat  tak ada solusi militer untuk konflik Suriah," demikian isi pernyataan itu sembari menambahkankan kedua negara bertekad untuk tetap mengalahkan ISIS.

Kedua presiden itu juga sepakat untuk tetap membuka jalur komunikasi antara kedua angkatan bersenjata untuk menghindari potensi bentrokan di Suriah.

Keduanya juga mendesak pihak-pihak yang bertempur berpartisipasi dalam pembicaaraan damai yang disponsori PBB di Geneva, Swiss.

Menurut seorang pejabat senior Kemenlu AS, pernyataan bersama itu merupakan hasil dari "diskusi intensif" selama beberapa bulan dan difinalisasi di sela-sela KTT APEC ini.

Kesepakatan ini, ujar pejabat itu, mewakili komitmen Rusia mendukung proses perdamaian yang tengah dikerjakan PBB.

"Kami memastikan bahwa tak akan ada bantuan rekonstruksi di Suriah hingga terdapat langkah berarti dalam proses politik yang sejalan dengan proses perdamaian," kata dia.

Baca juga : Polisi Turki Tahan 82 Warga Asing yang Ingin Pergi ke Suriah

"Saya tak bisa berbahasa Rusia tetapi saya kira hal itu menjadi salah satu sebab mengapa Rusia berkomitmen mendukung proses Geneva," tambah dia.

Putaran baru proses perdamaian Suriah akan digelar di Geneva, Swiss pada 28 November mendatang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Telegraph
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X