Kompas.com - 10/11/2017, 18:31 WIB
Polisi Turki hampir setiap hari melakukan penggerebekan terhadap sel-sel ISIS di seluruh negeri. AFP / ILYAS AKENGINPolisi Turki hampir setiap hari melakukan penggerebekan terhadap sel-sel ISIS di seluruh negeri.
|
EditorAgni Vidya Perdana

ANKARA, KOMPAS.com - Kepolisian Turki menahan 82 orang warga asing yang diduga berencana pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

Penahanan tersebut dilakukan bersamaan dengan serangkaian penggerebekan oleh pasukan anti-teror yang digelar di Istanbul, Kamis (9/11/2017).

Kantor berita pemerintah, Anadolu melaporkan, para tersangka warga asing tersebut sebelumnya pernah terlibat dengan kelompok ekstremis Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di zona konflik.

Baca juga: Turki Jalin Kesepakatan Persenjataan Rudal dengan Perancis dan Italia

Para tersangka tersebut ditahan setelah dilakukan penggerebekan di 14 lokasi yang berbeda dan diketahui akan pergi ke Suriah.

Di kota lain, Adana, sebanyak 11 orang yang juga diduga anggota ISIS asal Suriah telah ditahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penahanan tersebut dilakukan setelah sehari sebelumnya, pasukan anti-teror Turki menahan 173 dalam operasi di Ankara.

Sebelumnya, penggerebekan besar-besaran juga dilakukan setelah pihak berwenang mengeluarkan surat perintah untuk 245 tersangka.

Sebanyak 1.500 petugas polisi dilibatkan dalam penggerebekan yang dilakukan di hingga 250 lokasi.

Selain menangkap dan menahan lebih dari 100 tersangka, polisi juga menyita sejumlah dokumen dan materi digital.

Kepolisian Turki memang tengah giat melakukan penyisiran terhadap anggota ISIS yang bersembunyi di seluruh wilayah negeri.

Menyusul terjadinya serangkaian serangan yang diduga dilakukan para pelaku jihad ISIS dalam dua tahun terakhir.

Baca juga: Penggerebekan Besar-besaran, Polisi Turki Tahan 101 Anggota ISIS

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.