Duterte Mengaku Bunuh Orang Saat Remaja

Kompas.com - 10/11/2017, 14:24 WIB
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. HO / PRESIDENTIAL PHOTO DIVISION / AFP Presiden Filipina, Rodrigo Duterte.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

DA NANG, KOMPAS.com - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengaku bahwa dia pernah membunuh orang di masa mudanya.

Pengakuan itu diucapkan Duterte di hadapan komunitas orang Filipina Kamis (9/11/2017) di Da Nang, Vietnam, jelang konferensi tingkat tinggi APEC.

Presiden yang akrab dipanggil Digong itu mengatakan, dia menusuk lawannya dalam sebuah perkelahian saat berusia 16 tahun.

"Aku membunuhnya karena aku tidak suka padanya. Berapa banyak yang aku bunuh sekarang ketika aku jadi presiden?" kelakar Duterte dilansir dari kantor berita AFP.

Selain membunuh, Duterte juga mengatakan dia sudah sering keluar masuk penjara karena sering terlibat tawuran.

Baca juga : Duterte Ingin Filipina Jadi Tuan Rumah World Summit Bahas HAM

Belum diketahui apa maksud Duterte mengatakan masa lalunya. Namun, dia sempat gusar dengan ucapan Pakar HAM PBB Agnes Callamard.

Duterte berkata dia akan menampar muka Callamard dan memakinya dengan kata paling kasar yang bisa dia ucapkan.

Sebelumnya, Callamard berujar dia berniat untuk menginvestigasi kematian orang dalam pemberantasan narkoba di Filipina.

Sejak memenangkan pemilu Filipina 9 Mei 2016 lalu, Duterte sudah membunuh 3.967 orang dalam kampanyenya memerangi narkoba sehingga mendapat julukan "The Punisher".

Sementara 2.290 rakyat Filipina yang lain harus meregang nyawa di tangan penembak misterius.

Lembaga-lembaga pengamat HAM mengkritisi langkah Duterte karena tidak melalui proses peradilan.

Hal itu sempat membuat Duterte berkeinginan membuat pertemuan tingkat tinggi untuk membahas HAM dengan Filipina sebagai tuan rumah.

Baca juga : Duterte Deklarasikan Marawi Sudah Dibebaskan dari Teroris



Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X