Demi Temui Selingkuhan, Wanita di Perancis Ini Bikin Penculikan Palsu

Kompas.com - 10/11/2017, 11:36 WIB
Ilustrasi penculikan. ShutterstockIlustrasi penculikan.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

PARIS, KOMPAS.com — Seorang wanita di Perancis divonis 6 bulan penjara karena memalsukan penculikannya.

Sandy Gaillard, nama perempuan itu, sudah berpisah dengan suaminya dan kini hidup dengan pacarnya di Rieutort-de-Randon, sebuah daerah di selatan Perancis.

Namun, Gaillard ternyata memiliki pria idaman lain pada Juli lalu.

Ingin bertemu dengan selingkuhan tanpa ketahuan sang kekasih, Gaillard berencana membuat dirinya seolah-olah diculik.

Dilansir dari BBC, pacar Gaillard menerima pesan singkat bahwa wanita 25 tahun itu diculik dalam sebuah mobil hitam di selatan kota Mende.

Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Penculikan Anak yang Diduga Libatkan WN Korea

Pencarian pun dilakukan dengan melibatkan 50 tentara dan helikopter.

24 jam kemudian, petugas keamanan menemukan Gaillard. Namun, mereka curiga karena tidak ada tanda-tanda kekerasan atau bekas penculikan.

Polisi akhirnya menginterogasi Gaillard. Aktivis sayap kanan salah satu partai Perancis itu mengaku bahwa dia mengarang penculikannya demi bertemu selingkuhannya.

Gaillard memastikan pria yang dikencaninya itu tidak terlibat dalam penculikan palsunya.

Kamis (9/11/2017), pengadilan menjatuhkan vonis 6 bulan penjara dan denda 5.000 euro (Rp 78,7 juta).

Gaillard juga diwajibkan bertemu dengan psikiater.

Baca juga: Nyaris Jadi Korban Penculikan, Tiga Siswi SDN Tanjung Duren Tak Trauma



Sumber BBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X