Kompas.com - 09/11/2017, 18:50 WIB
Menteri Pertahanan Perancis Florence Parly (paling kiri), Menteri Pertahanan Italia Roberta Pinotti (tengah), dan Menteri Pertahanan Turki Nurettin Canikli (paling kanan) saat penandatanganan kesepakatan rudal di sela-sela pertemuan NATO, Rabu (8/11/2017). JOHN THYS / AFPMenteri Pertahanan Perancis Florence Parly (paling kiri), Menteri Pertahanan Italia Roberta Pinotti (tengah), dan Menteri Pertahanan Turki Nurettin Canikli (paling kanan) saat penandatanganan kesepakatan rudal di sela-sela pertemuan NATO, Rabu (8/11/2017).
|
EditorAgni Vidya Perdana

ANKARA, KOMPAS.com - Pemerintah Turki pada Rabu (8/11/2017) telah menandatangani perjanjian kesepakatan rudal dengan Perancis dan Italia.

Penandatanganan kesepakatan diwakili masing-masing menteri pertahanan yang akan membuka jalan bagi Turki untuk membeli rudal udara dari konsorsium Perancis-Italia.

Dengan kesepakatan tersebut, nantinya konsorsium Eurosam dapat menganalisa dan menentukan kebutuhan militer Turki.

Baca juga: Qatar Jalin Kesepakatan Awal Rp 14,9 Triliun Pembelian F-15 dari AS

Konsorsium Eurosam merupakan gabungan perusahaan Perancis dan Italia yang bergerak di bidang persenjataan rudal.

Meskipun kesepakatan tersebut masih dalam tahap awal, Sekjen Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg menyambut baik kerja sama ketiga negara yang disebutnya sebagai kerja sama yang positif.

"Kami selalu menyambut baik saat sekutu NATO saling bekerja sama untuk mengembangkan kemampuan yang berbeda," kata Stoltenberg dilansir AFP.

"Kesepakatan semacam ini adalah cara terbaik untuk saling melengkapi dan sepenuhnya terintegrasi ke dalam sistem pertahanan udara," tambahnya.

Penandatanganan kesepakatan tersebut dilakukan Turki dengan Perancis dan Italia di sela-sela pertemuan NATO di Brussels.

Baca juga: Iran Ancam Akhiri Kesepakatan Nuklir Jika AS Tarik Dukungan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.