Kompas.com - 09/11/2017, 10:39 WIB
|
EditorVeronika Yasinta


BANGKOK, KOMPAS.com - Thailand akan menghadapi masalah di sektor kesehatan karena kekurangan perawat dan apoteker, sementara pasokan dokter justru berlebihan.

Dilansir dari Bangkok Post, Jumat (9/11/2017), Peneliti Senior Kementerian Kesehatan Thailand, Thinakorn Noree mengatakan, rasio dokter terhadap penduduk akan timpang dalam 10 tahun ke depan.

Saat ini, Thailand memiliki 50.000 dokter dan hanya bertambah 3.200 orang setiap tahunnya.

Komisi Nasional Kesehatan (NHC) Thailand menyebut ada 10.000 mahasiswa dari 90 universitas yang lulus dari fakultas kesehatan setiap tahun.

Baca juga : Dokter Keluarkan 600 Batang Paku dari Dalam Perut Pria Ini

Sementara jumlah populasi penduduk akan melonjak menjadi 65 juta dalam 10 tahun ke depan.

"Dengan laju ini, kita akan memiliki dokter yang melimpah pada dekade berikutnya," kata Thinakorn.

Pihak kementerian akan berupaya untuk menghasilkan perawat dan apoteker yang lebih banyak, kendati saat ini terdapat 11.000 perawat baru setiap tahunnya.

Jumlah apoteker yang bertambah tiap tahun mencapai 1.700-2.000 orang. Namun, Thinakorn meyakini masih membutuhkan banyak tenaga medis, selain dokter.

"Banyak perawat yang akan pensiun pada usaha 45 tahun karena meruka juga menjadi ibu dan istri, sehingga harus merawat keluarganya," ucapnya.

Baca juga : Tips Menidurkan Bayi dari Perawat di Bagian Kamar Bayi

Dia meyakini dengan insentif yang besar, banyak perawat yang memutuskan pensiun pada usia 60 tahun.

"Negara ini tidak bisa terus meningkatkan produksi tenaga medis begitu saja. Sebab, struktur penduduk akan berubah, sehingga permintaan layanan kesehatan juga akan berubah," kata Thinakorn.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.