Kompas.com - 08/11/2017, 15:49 WIB
|
EditorArdi Priyatno Utomo

NEW YORK, KOMPAS.com - Sebuah padang golf di New York, Amerika Serikat, mendapat protes dari anggotanya karena tidak memajang foto Presiden Donald Trump.

Sejumlah anggota Winged Foot, nama klub golf itu, marah setelah manajemen menolak permintaan mereka untuk memajang foto Trump.

Sejak 1969, Trump sudah menjadi anggota padang gol elit yang dibuka 1923 silam itu.

Setiap tahun, pebisnis 71 tahun tersebut harus membayar 200.000 dolar AS, sekitar Rp 2,7 miliar, sebagai iuran tahunan.

Selain Trump, beberapa anggota Partai Republik juga menjadi anggota dari Winged Foot.

Baca juga : Trump kepada Korea Utara: Jangan Main-main dengan Kami

Menurut salah satu anggota kepada Page Six, dilansir dari Daily Mail, penolakan itu diduga karena Winged Foot jika dianggap berpihak pada kebijakan Trump.

Hal itu bisa berdampak kepada kesulitan keengganan pengusaha maupun lembaga untuk menggelar acara di sana.

Sponsor, lanjut sumber itu, bakal sangat sulit jika mereka memasang foto Trump.

Apalagi, 2020 mendatang, Winged Foot bakal menjadi tuan rumah turnamen mayor golf, US Open.

Malah, anggota anonim itu berkata manajemen Winged Foot diduga berusaha menghapus nama Trump dari daftar anggota.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.