Guru di AS Diskors karena Lontarkan Ucapan Rasis

Kompas.com - 08/11/2017, 13:35 WIB
Akademi Karir Rockdale dari tampak depan. -Akademi Karir Rockdale dari tampak depan.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Seorang guru di Georgia, Amerika Serikat, diskors karena melontarkan perkataan rasis kepada muridnya.

Insiden itu terjadi di Akademi Karier Rockdale, akhir Oktober lalu.

WSB-TV via ABC News memberitakan, Selasa (7/11/2017), guru Fisika yang bernama Paul Hagan awalnya memberikan pelajaran dengan menulis di papan.

Namun, beberapa murid kulit hitam tertawa ketika pelajaran berlangsung.

Hagan yang gusar langsung menghampiri murid tersebut dengan mengatakan bahwa orang kulit hitam seperti mereka adalah sosok favorit untuk ditembak mati.

Baca juga: Google Kasih Jalan Pengiklan yang Sasar Kelompok Rasis

"Saya bertaruh ketika kalian mencapai usia 21 tahun, seseorang akan menembak kalian. Mungkin saja itu saya," kata Hagan.

Ucapan Hagan itu terekam video yang langsung menyebar di kalangan murid-murid Rockdale.

Orangtua salah satu murid yang diancam Hagan, April Carr, menyebut bahwa Hagan melakukan perkataan rasis.

Sebab, di depan murid-muridnya yang kebanyakan Afro-Amerika, Hagan berani melontarkan kalimat ucapan tersebut.

"Jika itu sebuah candaan sekalipun, aku tidak bisa menerimanya," ujar Carr.

Apalagi, di tengah banyaknya insiden penembakan yang terjadi di AS, Carr merasa bahwa ucapannya sangat keterlaluan.

Jumat (3/11/2017), Carr dan orangtua murid lain melaporkan Hagan ke Kepolisian Rockdale.

Pihak sekolah langsung mengeluarkan keterangan resmi bahwa Hagan diskors sampai penyelidikan selesai dilakukan.

Baca juga: Datangi Kantor Polisi, Ratusan Warga Laporkan Pemilik Akun Facebook Berstatus Rasis



Sumber ABCNews
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X