Trump kepada Korea Utara: Jangan Main-main dengan Kami

Kompas.com - 08/11/2017, 13:25 WIB
Presiden AS Donald Trump dalam kunjungannya di Korea Selatan, Rabu (8/11/2017). Lee Jin-man / AFP Presiden AS Donald Trump dalam kunjungannya di Korea Selatan, Rabu (8/11/2017).
|
EditorErvan Hardoko

SEOUL, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump, Rabu (8/11/2017), memperingatkan Korea Utara agar tidak meremehkan Amerika Serikat.

"Jangan meremehkan kami. Jangan main-main dengan kami," ujar Trump dalam kunjungannya di Korea Selatan.

Trump kemudian menyinggung nama pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan mengatakan bahwa persenjataan yang sedang dikembangkan negara itu tak akan membuat negeri tersebut aman.

"Kami menyerukan kepada semua negara, termasuk China dan Rusia untuk melaksanakan resolusi dewan keamanan PBB, kurangi hubungan diplomati dengan rezim (Korea Utara) dan putuskan hubungan perdagangan dan teknologi," tambah Trump.

Baca juga : Armada Tempur AS Kawal Kedatangan Trump di Seoul

Trump kemudian mendesak agar Kim Jong Un menghentikan pengembangan senjata nuklirnya.

"Senjata-senjata itu membuat rezim Anda berada dalam bahaya. Setiap langkah yang Anda buat meningkatkan risiko yang akan Anda hadapi," ujar Trump.

Trump juga menyinhggung pendiri Korea Utara sekaligus kakek Kim Jong Un, Kim Il Sung dengan kata-kata yang diprediksi akan memicu kemarahan Pyongyang.

"Korea Utara bukanlah surga seperti yang dibayangkan kakek Anda. Korea Utara adalah neraka yang tak diinginkan siapa pun," kata Trump.

Sejumlah pengamat mengatakan, pernyataan keras Trump ini akan memicu reaksi Korea Utara. Namun, para politisi Korea Selatan justru mendukung pidato keras Donald Trump itu.

Pada September lalu, Korea Utara menggelar uji coba nuklirnya yang keenam dan sejauh ini menjadi yang terkuat.

Selain itu, dalam beberapa bulan terakhir, Korea Utara juga menembakkan puluhan peluru kendali.

Dua misil di antaranya terbang melintasi Jepang, sekutu AS. Pyongyang berkata, misil itu bisa membawa hulu ledak nuklir dan bisa mencapai daratan Amerika Serikat.

Pada Rabu ini, Trump akan terbang ke China yang merupakan rekan dagang terbesar Korea Utara.

Baca juga : Korsel Sajikan Doenjang Berusia 360 Tahun dan Udang kepada Trump

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber BBC,AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X