Kompas.com - 07/11/2017, 18:53 WIB
Presiden Catalonia Carles Puigdemont (kanan) tiba bersama istrinya Marcela Topor di Parlemen Daerah Catalan di Barcelona, Spanyol, Jumat (27/10/2017). ANTARA FOTO/REUTERS/RAFAEL MARCHANTEPresiden Catalonia Carles Puigdemont (kanan) tiba bersama istrinya Marcela Topor di Parlemen Daerah Catalan di Barcelona, Spanyol, Jumat (27/10/2017).
|
EditorAgni Vidya Perdana

BRUSSELS, KOMPAS.com — Presiden tersingkir Catalonia Carles Puigdemont meyakini adanya upaya Pemerintah Spanyol melakukan penindasan dan kekerasan kepada dirinya dan orang-orang di kabinetnya.

Alasan itu pula yang kemudian mendorong Puigdemont melarikan diri ke Belgia.

"Saya sepenuhnya yakin bahwa Pemerintah Spanyol sedang mempersiapkan gelombang penindasan dan kekerasan yang mana kita semua harus bertanggung jawab," ujarnya kepada radio Catalonia.

Baca juga: Carles Puigdemont: Saya Tak Bisa Pulang ke Spanyol

Puigdemont mengatakan dirinya dan empat mantan menterinya mewakili pemerintahan terasing Catalonia di Belgia.

Sementara beberapa anggota kabinetnya tengah berupaya mengumpulkan dukungan internasional untuk mendorong kemerdekaan Catalonia.

Puigdemont, yang pemerintahannya mengumumkan kemerdekaan dari Spanyol bulan lalu kemudian dibubarkan oleh Madrid, kini menghadapi ancaman ekstradisi dan tuduhan melakukan penghasutan dan pembangkangan.

Pemerintah Spanyol menolak referendum dan kemerdekaan Catalonia, serta mengambil alih kekuasaan dengan menggunakan aturan darurat dalam konstitusinya.

Selanjutnya, pemilihan kepala daerah akan digelar pada 21 Desember 2017. Puigdemont  menyatakan siap untuk kembali mencalonkan diri.

Sebelumnya, Puigdemont dan empat mantan menterinya harus terlebih dulu menghadiri persidangan di Belgia atas permintaan ekstradisi dari Spanyol.

Baca juga: Spanyol Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Pemimpin Catalonia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.