Pemilik Mobil di Inggris Protes Polisi Tidur yang Terlalu Tinggi - Kompas.com

Pemilik Mobil di Inggris Protes Polisi Tidur yang Terlalu Tinggi

Kompas.com - 07/11/2017, 15:55 WIB
Polisi tidur di sebuah lapangan parkir di Nottingham, Inggris, dianggap terlalu tinggi dan memiliki jarak terlalu dekat. (Nottingham Post) Polisi tidur di sebuah lapangan parkir di Nottingham, Inggris, dianggap terlalu tinggi dan memiliki jarak terlalu dekat. (Nottingham Post)


NOTTINGHAM, KOMPAS.com - Pemilik mobil di Nottingham, Inggris, memprotes kehadiran polisi tidur di sebuah lapangan parkir ritel karena dianggap terlalu tinggi.

Pembangunan polisi tidur itu bertujuan untuk menghentikan tindakan anti-sosial yang kerap kali terjadi ketika memasuk dan keluar parkiran mobil.

Dilansir dari Daily Mirror, Selasa (7/11/2017), pembeli dan karyawan kawasan itu menilai penahan laju kecepatan tersebut sangat berlebihan dan berpotensi merusak mobil.

Seiring banyaknya pelanggan yang berbelanja jelang Natal, mereka khawatir polisi tidur menghambat laju mobil sehingga berdampak pada lalu lintas keluar dan masuk mobil di sekitar area tersebut.

Baca juga : Begini Cara Benar Mobil Lewati Polisi Tidur

Terdapat tiga polisi tidur yang posisinya saling berdekat. Hal itu menyebabkan roda mobil sudah menyentuh polisi tidur lainnya, padahal belum terbebas dari polisi tidur sebelumnya.

Seorang pelanggan, Kathleen Jones mengaku mobilnya sudah mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh polisi tidur di lapangan parkiran ritel.

"Ini konyol. Mereka bahkan tidak memberi jarak polisi tidur dengan benar. Mereka akan kehilangan pelanggan," katanya.

Juru bicara pengelola lapangan parkir mengatakan, manajemennya telah bekerja sama dengan polisi, dewan kota, dan penduduk setempat untuk menyelesaikan perilaku anti-sosial di lapangan parkir.

Dia memastikan lapangan parkir itu aman bagi konsumen dan penduduk sekitar.

"Kami akan terus memantau situasi," ucapnya.


EditorVeronika Yasinta

Terkini Lainnya

Menikmati Pemandangan Pulau Lembeh, Benteng Kota Bitung

Menikmati Pemandangan Pulau Lembeh, Benteng Kota Bitung

Regional
Wisata Religi dan Budaya di Bitung, dari Masjid dan Gereja Tua hingga Tugu Jepang

Wisata Religi dan Budaya di Bitung, dari Masjid dan Gereja Tua hingga Tugu Jepang

Regional
[Populer Megapolitan] Kebakaran di Rumah Ketua DPR RI | Sekda Papua Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK | Bus Transjakarta Terbakar

[Populer Megapolitan] Kebakaran di Rumah Ketua DPR RI | Sekda Papua Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK | Bus Transjakarta Terbakar

Megapolitan
Tolak Permintaan Trump, Eropa Ogah Terima Eks Anggota ISIS

Tolak Permintaan Trump, Eropa Ogah Terima Eks Anggota ISIS

Internasional
TNI AL Kembali Tangkap Kapal Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna

TNI AL Kembali Tangkap Kapal Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kunjungi Nelayan Tengah Malam | Kata Sandi Soal Lahan Milik Prabowo

[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kunjungi Nelayan Tengah Malam | Kata Sandi Soal Lahan Milik Prabowo

Regional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

Megapolitan
Pemprov Kalteng Beri Penghargaan Pengelolaan K3 ke IPP Swasta

Pemprov Kalteng Beri Penghargaan Pengelolaan K3 ke IPP Swasta

Regional
Debat Kedua Dinilai Disiapkan Jauh Lebih Baik Dibanding yang Pertama

Debat Kedua Dinilai Disiapkan Jauh Lebih Baik Dibanding yang Pertama

Nasional
Pemilih di Jombang Bertambah 868 Orang, Ribuan Santri Belum Urus Form A5

Pemilih di Jombang Bertambah 868 Orang, Ribuan Santri Belum Urus Form A5

Regional
KPU Sebut Pendukung yang Hadir Debat Ganggu Konsentrasi Kandidat

KPU Sebut Pendukung yang Hadir Debat Ganggu Konsentrasi Kandidat

Nasional
Baku Tembak Pasukan India dan Pemberontak di Kashmir, 9 Orang Tewas

Baku Tembak Pasukan India dan Pemberontak di Kashmir, 9 Orang Tewas

Internasional
Kabut Asap Karhutla Selimuti Kota Dumai, Warga Pakai Masker Keluar Rumah

Kabut Asap Karhutla Selimuti Kota Dumai, Warga Pakai Masker Keluar Rumah

Regional
Komitmen Kedua Capres Terkait Isu Lingkungan Hidup Dinilai Masih Rendah

Komitmen Kedua Capres Terkait Isu Lingkungan Hidup Dinilai Masih Rendah

Nasional
Dua Nelayan Indramayu yang Hilang di Perairan Karawang Ditemukan Tewas

Dua Nelayan Indramayu yang Hilang di Perairan Karawang Ditemukan Tewas

Regional

Close Ads X