Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/11/2017, 13:33 WIB
|
EditorErvan Hardoko

KAIRO, KOMPAS.com - Biasanya, perempuan akan marah melihat suami yang malas dan tak mau membantu istri menyelesaikan pekerjaan rumah.

Namun, seorang perempuan Mesir berusia 28 tahun mengajukan perceraian dari suami yang baru dinikahinya selama dua pekan.

Alasannya, sang suami terlalu senang mengerjakan semua pekerjaan rumah sehingga membuat perempuan bernama Samar M itu bosan.

"Dia memasak, menyapu, mengepel, hingga mencuci pakaian," kata Samar seperti dikutip situs berita Masrawy.

Baca juga : Wanita Nigeria Minta Cerai karena Penis Suami Terlalu Besar

Alhasil setelah dua pekan, kebosanan Samar sudah mencapai puncaknya dan dia memilih untuk membawa masalah ini ke Pengadilan Keluarga di Kairo.

"Suami saya tak memberi kebebasan kepada saya menangani masalah rumah tangga. Saya seperti orang asing di sebuah hotel," kata Samar tentang suaminya yang berusia 31 tahun itu.

Samar menambahkan, sang suami adalah "perempuan" di rumah tangga mereka dan kondisi itu membuat dia membenci sang suami.

"Kami baru menikah dua pekan. Selama itu dia selalu sibuk memasak atau mencuci pakaian lalu menyetrikan, menyapu, menyusun makanan di dalam kulkas," kata Samar.

Samar mengatakan, sang suami juga terus memindahkan perabotan dari satu sudut ke sudut lain kediaman mereka selama masa dua pekan pernikahan itu.

"Saya hanya duduk memandangi dia sepanjang hari sementara dia nampak begitu bahagia memindah-mindahkan barang," lanjut Samar.

Samar mengatakan, suaminya sebenarnya memiliki sebuah toko pakaian. Namun, dia memiliki pegawai yang mengurus toko itu sehingga dia lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah.

Baca juga : Dipaksa Tiru Kim Kardashian, Wanita Mesir Minta Cerai dari Suaminya

Samar kini mencoba mendapatkan "khula", sebuah prosedur di mana perempuan bisa menceraikan suaminya dengan mengembalikan mahar yang sudah diterimanya.

Saat ini kasus unik tersebut masih dalam penanganan pengadilan di Kairo, Mesir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Al Arabiya
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.