Kompas.com - 07/11/2017, 09:29 WIB
|
EditorVeronika Yasinta


WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Seorang fotografer menangkap gambar perempuan sedang bersepeda dengan mengacungkan jari tengah ke arah iring-iringan kendaraan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Dilansir dari New York Times, Senin (6/11/2017), perempuan itu bernama Juli Briskman. Dia kehilangan pekerjaannya setelah gambar aksinya tersebut beredar luas di media sosial.

Dia bekerja di Akima, sebuah perusahaan kontraktor yang mempekerjakannya sebagai analis pasar selama enam bulan.

Pada 31 Oktober 2017, dia dipanggil bertemu dengan pejabat dan dua eksekutif perusahaan.

"Kami memilih berpisah dengan Anda," kata Briskman menirukan ucapan pejabat perusahaan.

Baca juga: Dilewati Rombongan Presiden Trump, Wanita Ini Acungkan Jari Tengahnya

Perusahaan mengklaim, Briskman dianggap melanggar kode etik dengan melakukan perbuatan "cabul".

Hal itu membuat semua pejabat perusahaan khawatir mengingat perusahaan tersebut memiliki kontrak pekerjaan dengan pemerintah.

Bagian sumber daya manusia perusahaan memintanya mengundurkan diri sehingga mudah mencari pekerjaan baru.

"Ini pengunduran diri secara paksa. Aku terkejut karena aku tidak melihatnya sebagai tindakan cabul, seperti konten-konten di luar sana," katanya.

Kesal dengan Trump

Saat itu, dia berbagi jalan dengan rombongan Trump yang baru saja meninggalkan klub golf di Sterling, Virginia.

Kira-kira enam mobil berjalan perlahan melewatinya. Briskman berpikir untuk memotong jalan di tengah-tengah.

Namun, dia malah membuat sebuah gerakan spontan dan diabadikan kamera. Sebelumnya, Briksman juga mendengar informasi bahwa Trump akan bermain golf di sekitar area tersebut.

Dia kesal dengan sejumlah kebijakan Trump, termasuk asuransi kesehatan dan deportasi.

Baca juga: Donald Trump: Imigran dari Negara Teroris Harus Dilarang Masuk ke AS

"Aku kesal. Aku mengangkat tanganku dan mengarahkannya ke rombongan Trump," katanya.

"Anda bermain golf, padahal ada banyak hal yang harus diurus sekarang," ucapnya.

Briskman melanjutkan aksinya ketika bertemu iring-iringan mobil yang melambat di dekat sebuah lampu pengatur lalu lintas.

Perempuan berusia 50 tahun itu menatap pria di dalam mobil yang menurutnya seorang pengawal pribadi Trump.

"Aku tidak melihat Trump, tetapi dia sasaranku," katanya.

Foto yang diambil media tersebut diunggah Kepala Divisi Gedung Putih untuk Voice of America Steve Herman di akun Twitter-nya dengan tulisan, "Siapakah ini?"

Keesokan harinya, Briskman melihat foto dirinya menyebar di grup Facebook anti-Trump. Kemudian, dia membalas kicuan Herman dan mengaku bahwa dia perempuan di foto itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.