Polisi Bangladesh Tangkap Tersangka Pembunuh Blogger AS

Kompas.com - 06/11/2017, 19:31 WIB
Penghormatan terakhir untuk blogger AS Avijit Roy yang terbunuh di Dhaka pada 2015. AFPPenghormatan terakhir untuk blogger AS Avijit Roy yang terbunuh di Dhaka pada 2015.
|
EditorAgni Vidya Perdana

DHAKA, KOMPAS.com — Kepolisian Bangladesh  menangkap seorang tersangka yang terlibat dalam kasus pembunuhan blogger AS di sebuah pameran buku di Dhaka, dua tahun lalu.

Pelaku bernama Abu Siddiq Sohel, ditangkap di Dhaka, Minggu (5/11/2017).

Dia dituduh terlibat dalam pembunuhan blogger, Avijit Roy, seorang warga Bangladesh kelahiran AS yang terkenal dengan tulisannya yang sekuler.


Baca juga: Pilot Bangladesh Ditahan Setelah Akan Bajak Pesawatnya Sendiri

Kepolisian Ibu Kota Dhaka mengatakan, Sohel (34) merupakan anggota aktif dari Ansarullah Bangla, kelompok ekstremis lokal yang berkaitan dengan jaringan Al Qaeda.

Sohel mengaku terlibat dalam pembunuhan yang terjadi pada 2015 tersebut.

Saat itu, Roy bersama istrinya mendadak diserang sekelompok orang yang membawa parang setelah melihat pameran buku di Dhaka.

Roy tewas, sedangkan istrinya mengalami luka dan kehilangan salah satu jari tangannya.

Sebagai blogger, Roy dikenal dengan sejumlah karya bukunya yang banyak membahas tentang ateis dan juga mengurus situs yang memperjuangkan sekulerisme.

Hal tersebut membuatnya berseberangan dengan kelompok garis keras di Bangladesh yang mayoritas adalah Muslim.

Kelompok Ansarullah Bangla disebut ada di balik sejumlah kasus pembunuhan terhadap sejumlah blogger dan aktivis tahun 2013-2016.

Baca juga: Gelar Aksi Solo Dukung Rohingya, Seorang Aktivis Bangladesh Dibekuk

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X