Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/11/2017, 16:15 WIB
|
EditorErvan Hardoko

Hampir dua pertiga warga Suriah yang terluka kemudian dibawa ke Pusat Medis Galilea di Nahariya, pesisir Israel tak jauh dari perbatasan Lebanon.

Di salah satu sayap rumah sakit itu, tepatnya di ruang bawah tanah, digunakan untuk merawat para pasien pria.

Sementara untuk pasien perempuan dan anak-anak disediakan di sisi lain rumah sakit itu.

Di dalam unit pria, selain mendapat perawatan medis, para pasien ini bisa beristirahat sambil menonton televisi.

Baca juga : Uni Eropa Tak Akui Kedaulatan Israel di Dataran Tinggi Golan

Salah satu dari mereka sebut saja Hani (28), yang sebagian wajahnya terluka akibat tembakan pasukan Assad yang menyerbu desanya.

Dirawat lebih dari satu tahun di Nahariya, Hani terpaksa kehilangan sebelah matanya dan harus menjalani serangkaian operasi.

Pasein lain Sameh (31), yang tiba di rumah sakit itu tiga pekan lalu. Dia harus menjalani operasi amputasi lengan setelah terluka saat bertempur melawan pasukan Assad.

"Saat saya sembuh, saya akan kembali melawan Assad," ujar Sameh tanpa ragu.

"Pemerintah Suriah selalu mengatakan bahwa Israel adalah musuh dan lebih baik berhubungan dengan setan ketimbang dengan Israel," kata dia.

"Tetapi saya sungguh berterima kasih kepada Israel dan tentara Israel atas bantuan mereka kepada saya," ujar Sameh.

Posisi Israel menghadapi perang saudara Suriah memang agak rumit.

Di satu sisi Israel berusaha keras tak terseret dalam pusaran konflik. Namun, negeri itu puluhan kali melakukan serangan udara ke wilayah Suriah.

Alasannya untuk menghentikan pengiriman senjata kepada Hezbollah, kelompok bersenjata dukungan Iran musuh bebuyutan Israel.

Israel juga memantau ketat pergerakan pasukan-pasukan yang bertikai di wilayah Golan yang dikuasai Suriah.

Wilayah itu berada di timur laut Israel dan merupakan salah satu basis terakhir pemberontak anti-Assad dan sekutu mereka.

Tomer Kolar, si perwira medis mengatakan, dia yakin sebagian besar korban luka yang dirawat adalah warga sipil tetapi tak menutup kemungkinan ada anggota pemberontak di antara mereka.

Baca juga : Netanyahu: Dataran Tinggi Golan Milik Israel Selamanya

Pakar kontra-terorisme Ely Karmon dari Pusat Antardisiplin Herzliya, Tel Aviv, mengatakan, menyediakan perawatan medis bagi warga Suriah yang terluka memberi Israel keuntungan strategis.

"Israel memiliki kepentingan untuk memastikan kedamaian di perbatasan Golan dengan membantu warga sipil dan pemberontak Suriah yang terluka," kata Karmon.

"Selain itu Israel juga menginginkan tak ada kekosongan kekuasaan di wilayah yang dikuasai pemberontak yang menjadi zona penyangga yang memisahkan antara Israel dengan Hezbollah yang berada di Suriah," tambah Karmon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber Arab News
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.