Kompas.com - 06/11/2017, 12:10 WIB
|
EditorErvan Hardoko

Saleh Abdullah Kamel

Saleh Abdullah Kamel adalah pendiri dan pemimpin kelompok perusahaan Dallah al Baraka Group yang berbasis di Jeddah.

Kelompok perusahaan ini bergerak dalam sektor layanan kesehatan, lingkungan, makanan, dan layanan finansial.

Menurut majalah Forbes, Abdullah Kamel memiliki kekayaan total 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 27 triliun.

Baca juga : Raja Salman Ganti Sejumlah Menteri di Kabinet Arab Saudi

Dia juga merupakan presiden kelompok perbankan Islam Al Baraka yang beroperasi di seluruh Timur Tengah, Indonesia, dan Pakistan.

Ibrahim al-Assaf

Dia adalah mantan menteri keuangan Arab Saudi dan saat ini masih menjabat sebagai anggota dewan direktur perusaan minyak Aramco.

Penyandang gelar doktor bidang ekonomi berusia 68 tahun ini juga memiliki jabatan penting di Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia.

Bakr Bin Laden

Pria berusia 69 tahun ini adalah kakak kandung dari mendiang pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden.

Dia adalah pemilik dan pemegang saham terbesar dari perusahaan konstruksi yang berbasis di Jeddah, Saudi Binladin Group (SBG).

Baca juga : Siapa Pangeran Alwaleed bin Talal yang Ditangkap Pemerintah Saudi?

Di antara berbagai proyek nasional dan internasionalnya, SBG terlibat dalam perluasan area Masjidil Haram, Mekkah, pembangunan bandara internasional King Abdulaziz, Jeddah serta beberapa bandara lain di Kairo, Aden, Doha, dan Damaskus.

Saud al-Dawish.

Saud al-Dawish adalah mantan CEO perusahaan telekomunikasi Saudi Telecom Company (STC).

Dia mengundurkan diri pada 2012 setelah menduduki jabatan selama satu periode sepanjang tiga tahun.

Khaled al-Mulhem

Pria dengan nama lengkap Khalid Abdullah Abdulaziz bin Abdullah al-Molhem ini adalah mantan direktur jenderal maskapai penerbangan Saudi Arabian Airlines.

Sebelum memimpin Saudi Arabian Airlines, Mulhem pernah menjadi presiden Saudi Telecom Company selama lima tahun.

Baca juga : Pemerintah Arab Saudi Tahan 11 Pangeran dan 4 Menteri

Saat ini dia tengah menangani perusahaan keluarganya Khaled A Al-Melhem & Bros Company yang berada di kota Dammam.

Perusahaan ini beroperasi dalam penjualan peralatan sanitasi dan perpipaan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.