Pangeran Arab Saudi Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

Kompas.com - 06/11/2017, 10:03 WIB
Seorang pangeran Arab Saudi tewas dalam sebuah kecelakaan helikopter di dekat perbatasan daerah konflik di Yaman. (Youtube/Youtubia TV)
Seorang pangeran Arab Saudi tewas dalam sebuah kecelakaan helikopter di dekat perbatasan daerah konflik di Yaman. (Youtube/Youtubia TV)
|
EditorVeronika Yasinta


SANA'A, KOMPAS.com — Seorang pangeran Arab Saudi, Pangeran Mansour bin Moqren, tewas dalam sebuah kecelakaan helikopter di dekat perbatasan daerah konflik di Yaman.

Dilansir dari AFP, Minggu (5/11/2017), saluran berita Al Ekhbariya mengumumkan kematian Pangeran Mansour bin Moqren.

Namun, tidak dijelaskan penyebab jatuhnya helikopter dan nasib pejabat lain yang ikut dalam penerbangan tersebut.

Kecelakaan helikopter terjadi pada saat Pemerintah Arab Saudi melakukan perombakan kabinet menyusul penangkapan 11 pangeran, 4 menteri, dan belasan mantan menteri atas tuduhan korupsi.

Baca juga: Pemerintah Arab Saudi Tahan 11 Pangeran dan 4 Menteri

Laman BBC menulis, Pangeran Mansour bin Moqren tidak masuk dalam daftar individu yang ditangkap.

Pangeran Mansour adalah anak kandung Pangeran Muqrin bin Abdul Aziz yang dilengserkan statusnya sebagai putra mahkota beberapa bulan setelah saudara tirinya, Raja Salman, naik takhta pada 2015.

Kecelakaan itu juga terjadi setelah Arab Saudi menggagalkan sebuah tembakan rudal balistik milik pemberontak Huthu di Yaman, Sabtu.

Rudal itu menyasar Bandara Internasional King Khalid, dekat ibu kota Arab Saudi, Riyadh. Seperti diketahui, perang di Yaman semakin meluas hingga melintasi perbatasan.



Sumber BBC,AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X