Kompas.com - 06/11/2017, 08:44 WIB
Polisi berjaga di sekitar Gereja First Baptist Minggu pagi. Pria bernama Davin Patrick Kelley, yang merupakan mantan tentara AU, masuk dan menembaki jemaat yang tengah menggelar ibadah pagi. Akibatnya, 26 orang tewas, dan 20 lainnya terluka (5/11/2017). Suzanne Cordeiro/AFPPolisi berjaga di sekitar Gereja First Baptist Minggu pagi. Pria bernama Davin Patrick Kelley, yang merupakan mantan tentara AU, masuk dan menembaki jemaat yang tengah menggelar ibadah pagi. Akibatnya, 26 orang tewas, dan 20 lainnya terluka (5/11/2017).
|
EditorArdi Priyatno Utomo

TOKYO, KOMPAS.com -Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menanggapi insiden penembakan Gereja First Baptist di Texas sebagai aksi iblis.

Trump mengatakan itu di sela-sela memberikan pidato di depan pebisnis Jepang saat kunjungan kerja Senin (6/11/2017).

Trump menyatakan, tindakan yang dilakukan Davin Patrick Kelley adalah tindakan yang dilakukan iblis.

"Hati saya sangatlah hancur. Sebab, penembakan itu terjadi saat ibadah," kata Trump seperti dikutip kantor berita AFP.

Trump menyerukan kepada masyarakat AS agar bersatu dan mengutuk aksi yang menewaskan 26 orang, dan melukai sekitar 20 jemaat lainnya.

Baca juga : Pelaku Penembakan Gereja Texas Mantan Tentara AU

Sebelumnya, Kelley merangsek masuk ke dalam Gereja First Baptist ketika jemaat melaksanakan ibadah pagi.

Pria 26 tahun yang dipecat dari Angkatan Udara (AU) itu sudah mempersenjatai diri dengan peralatan tempur taktis.

Polisi menemukan Kelley membawa jaket anti-peluru, dan senapan serbu Ruger AR.

Gubernur Texas, Greg Abbott mengatakan, total jumlah tewas kemungkinan masih bisa bertambah.

"Kami tengah menghadapi penembakan massa terbesar dalam sejarah AS. Banyak keluarga yang kehilangan anggotanya. Ayah, ibu, dan anak-anak," katanya.

"Mereka ditembak di gereja, tempat orang untuk beribadah," tambahnya.

Baca juga : 26 Tewas Dalam Insiden Penembakan Gereja di AS

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.