Laporkan Perkosaan yang Menimpa Dirinya, Gadis Ini Malah Dihina Polisi

Kompas.com - 04/11/2017, 18:25 WIB
Ilustrasi korban pemerkosaan KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHOIlustrasi korban pemerkosaan
|
EditorErvan Hardoko

NEW DELHI, KOMPAS.com - Selama tiga jam, seorang mahasiswi berusia 19 tahun diikat dan diperkosa empat orang pria.

Bahkan, keempat pria ini masih bisa melakukan istirahat minum teh sebelum kembali memerkosa gadis itu di bawah sebuah jembatan di Bhopal, Madhya Pradesh, India.

Kasus ini menggegerkan kota Bhopal yang dibanggakan warganbya sebagai salah satu kota di India yang paling aman bagi perempuan.

Apalagi, lokasi perkosaan ini terjadi di dekay salah satu jalur jalan paling ramai dan stasiun kereta api paling sibuk di Bhopal.

Baca juga : Perempuan India Bunuh Suami, Dua Malam Tidur di Samping Mayatnya

Ribuan mobil melintas hanya sekitar 100 meter dari lokasi mahasiswa yang setiap hari menempuh perjalanan satu jam ke Bhopal untuk kuliah itu diperkosa.

Saat sedang berjalan di sekitar lokasi, gadis itu ditangkap dua orang pria. Dia melawan tetapi dia tak sadarkan diri setelah dipukul dengan menggunakan batu.

Dia kemudian diikat dan diperkosa kedua pria tersebut, Tak berapa lama, dua pria lainnya datang dan ikut memperkosa gadis malang itu,.

Setelah diperkosa, gadis itu dilepaskan oleh para pria tersebut tetapi dia harus meninggalkan perhiasan, jam tangan, dan telepon genggamnya.

Setelah mengalami nasib buruk itu, gadis tersebut bersama kedua orangtuanya melaporkan hal ini ke kantor polisi.

Apa yang dialami gadis itu saat melaporkan perkosaan yang menimpanya ke polisi, ternyata justru menambah buruk pengalaman hidup gadis itu.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X