Paus Fransiskus Tingkatkan Harapan Viri Probati Jadi Pastor di Brasil

Kompas.com - 03/11/2017, 14:47 WIB
Paus Fransiskus. TIZIANA FABI/AFPPaus Fransiskus.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Pemimpin umat katolik dunia, Paus Fransiskus, dikenal tidak hanya sebagai paus yang kharismatik.

Namun juga keberaniannya menyuarakan pendapat yang acap menimbulkan kontroversi.

Terbaru, paus asal Argentina itu meminta kepada Dewan Kardinal agar mengesahkan pria menikah menjadi pastor.

Dilansir The Telegraph Kamis (2/11/2017), wacana itu datang ketika Presiden Komisi Episkopal Amazon, Kardinal Cludio Hummes, meminta sang paus mempertimbangkan langkah tersebut karena Hummes kekurangan pastor di daerah terpencil Amazon.

Viri Probati, mengijinkan pria menikah mengemban jabatan Imamat, menjadi isu tersendiri selama satu dekade terakhir.

Isu itu makin kuat sejak Fransiskus menjabat pada 13 Maret 2013.

Baca juga : Pakai Video Call, Paus Fransiskus Ngobrol dengan 6 Astronot di ISS

Dalam wawancaranya dengan media Jerman, Die Zeit Maret lalu, Fransiskus mengatakan Gereja Katolik harus mempertimbangkan viri probati menjadi imam sebagai sebuah kemungkinan.

"Baru dari sana kami bisa mempertimbangkan tugas seperti apa yang bisa mereka tampilkan, misalnya, di umat terpencil."

Paus Fransiskus juga mengatakan aturan mengenai hidup selibat merupakan sebuah bentuk kedisiplinan, bukan dogma.

Gereja Katolik sudah memberikan dispensasi mengenai aturan selibat bagi imam.

Di antaranya memberikan izin untuk menikah bagi pastor di belahan dunia timur.

Jika wacana ini berjalan lancar, dispensasi imam untuk menikah bisa diterapkan di berbagai belahan dunia lain, termasuk Afrika.

Namun, kalangan konservatif gereja, yang tidak menyukai Paus Fransiskus, jelas akan menentang keras ide ini.

Sebelumnya, kelompok konservatif itu sudah berang dengan Paus Fransiskus setelah dia mengatakan bahwa pasangan yang menikah lagi boleh mendapat Komuni jika pastor atau uskup mengizinkan.

Baca juga : Kubu Konservatif Tuding Paus Fransiskus Menyebarkan Ajaran Sesat



Sumber Telegraph
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X