Penembakan di Kafe Populer Maroko, 1 Orang Tewas

Kompas.com - 03/11/2017, 09:48 WIB
Suasana di depan Kafe La Creme pasca-penembakan. 2 pelaku mengenakan sebo menewaskan seorang pengunjung dan melukai dua lainnya (2/11/2017) Morocco World NewsSuasana di depan Kafe La Creme pasca-penembakan. 2 pelaku mengenakan sebo menewaskan seorang pengunjung dan melukai dua lainnya (2/11/2017)
|
EditorArdi Priyatno Utomo

MARRAKESH, KOMPAS.com - Dua orang pria menyerang sebuah tempat wisata di Marrakesh, Maroko, Kamis (2/11/2017).

Media lokal Maroko, Maghreb Arab Press (MAP) memberitakan, kejadian itu terjadi pada pukul 19.45 di Kafe La Creme, Distrik Chatoui, Marrakesh.

Serangan itu mengakibatkan satu pengunjung tewas dan dua lainnya terluka.

Otoritas kepolisian Marrakesh, ditambahkan oleh AFP, mengatakan pelaku yang mengenakan sebo (balaclava) langsung merangsek masuk ke kafe yang menjadi destinasi wisata paling populer di distrik itu.

Mereka menembak seorang pria tepat di kepalanya, sebelum memuntahkan rentetan peluru ke dalam kafe.

Dua pengunjung mengalami luka karena terkena pecahan peluru. "Kedua korban itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Marrakesh untuk mendapat pertolongan," tulis MAP.

Baca juga : Lagi, Penembakan di AS Tewaskan Dua Orang

Kemudian, dua pelaku tersebut melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Pemerintah pusat lalu mengumumkan via Twitter bahwa para pelaku berhasil diamankan.

Penembakan itu memunculkan ketakutan di publik Maroko akan berkembangnya terorisme di sana.

Apalagi, selama 14 tahun terakhir, total 62 orang tewas dalam aksi teror.

Rinciannya, 45 korban meninggal pada 2003. Sementara sisanya, 17 orang, terbunuh di Marrakesh pada 2011.

Namun, hal itu dibantah Kepala Biro Pusat Investigasi Yudisial (BCIJ), Abdelhak Al Khayam.

Khayam menjelaskan, kedua pelaku sedang berlomba untuk menjadi penembak terbaik. "Aksi mereka bukan terorisme," tegasnya.

Baca juga : Pembangunan Berjalan Lamban, Raja Maroko Pecat 4 Menteri

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jika Terus Diserang, PM Israel Ancam Bakal Habis-habisan Gempur Gaza

Jika Terus Diserang, PM Israel Ancam Bakal Habis-habisan Gempur Gaza

Internasional
Jenazah Pria Palestina Diangkat Pakai Buldozer, Begini Pembelaan Israel

Jenazah Pria Palestina Diangkat Pakai Buldozer, Begini Pembelaan Israel

Internasional
Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Internasional
Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Internasional
Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Internasional
Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Internasional
Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Internasional
Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Internasional
Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Internasional
Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Internasional
Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

Internasional
Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Internasional
Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X