Delapan Pejabat Catalonia Ditahan

Kompas.com - 02/11/2017, 20:41 WIB
Anggota parlemen Catalonia saat tiba di gedung Pengadilan Nasional di Madrid, Kamis (2/11/2017). Gabriel Bouys / AFPAnggota parlemen Catalonia saat tiba di gedung Pengadilan Nasional di Madrid, Kamis (2/11/2017).
|
EditorAgni Vidya Perdana

MADRID, KOMPAS.com - Pengadilan Spanyol akhirnya memerintahkan penahanan kepada delapan anggota kabinet dan parlemen Catalonia setelah persidangan yang digelar di Madrid, Kamis (2/11/2017).

Delapan pejabat tersebut termasuk Wakil Presiden Catalonia Oriol Junqueras yang menjawab panggilan dan hadir di persidangan di gedung Pengadilan Nasional di Madrid.

Perintah penahanan diambil setelah mereka menjalani persidangan atas peran mereka dalam dorongan pemisahan diri Catalonia dari Spanyol.

Baca juga: Kemerdekaan Catalonia, Trauma Indonesia?

Sebelumnya, pengadilan Spanyol memanggil 20 politisi Catalonia, termasuk Presiden Carles Puigdemont yang kabur ke Belgia, untuk hadir di persidangan yang digelar di dua tempat, yakni di gedung Pengadilan Nasional dan Mahkamah Agung.

Persidangan di Mahkamah Agung ditunda hingga 9 November 2017, menyusul permintaan dari pengacara yang ingin diberi lebih banyak waktu untuk mempersiapkan pembelaan.

Sementara persidangan di Pengadilan Nasional tetap berjalan hingga akhirnya jaksa mengajukan permintaan penahanan kepada delapan pejabat yang hadir dan akan ditempatkan di penahanan preventif.

Puigdemont beserta empat anggota kabinetnya yang menolak menghadiri persidangan dan memilih bertahan di Belgia juga akan tetap menghadapi surat perintah penahanan.

Bahkan bila perlu akan disiapkan surat perintah penahanan internasional.

Baca juga: Pengadilan Tinggi Spanyol Perintahkan Eks Kabinet Catalonia Jalani Sidang

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X