Kompas.com - 02/11/2017, 18:15 WIB
|
EditorErvan Hardoko

5. F-6F Hellcat

Sebagai pesawat tempur yang berbasis di kapal induk, Hellcat diproduksi untuk menggantikan pendahulunya yaitu model F4F.

Pesawat ini lebih banyak digunakan dalam Perang Pasifik dan amat dominan di paruh kedua perang itu.

Debutnya di kancah perang dimulai pada September 1943 untuk menghadapi pesawat-pesawat A6M Zero milik Jepang.

Baca juga : Bom Perang Dunia II Ditemukan di Berlin, Warga Diungsikan

Selama dua tahun berikutnya, sebanyak 12.275 unit Hellcat diproduksi. Pesawat ini amat terkenal karena berhasil menghancurkan 5.223 pesawat musuh selama masa tugasnya.

Usai perang, Hellcat tak lagi ditugaskan di garis depan tetapi tetapi digunakan dalam tugas-tugas malam hari hingga akhir 1954.

6. P-51 Mustang

P-51 Mustang.Wikipedia P-51 Mustang.
Pesawat ini mulai diperkenalkan para paruh kedua Perang Dunia II dan memainkan perang yang amat penting di medan tempur Eropa.

Pesawat ini digunakan AU Inggris dan Amerika Serikat untuk digunakan dalam misi mengawal pengeboman di siang hari.

Dianggap memiliki teknologi paling maju di zamannya, P-51 Mustang terus digunakan hingga di masa Perang Korea (1950-1953).


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.