Warga Uzbekistan di AS Kaget Lihat Penampilan Pelaku Teror Truk

Kompas.com - 02/11/2017, 16:58 WIB
Para pria warga di sebuah restoran Uzbekistan di Brooklyn, AS. Reuters via Al ArabiyaPara pria warga di sebuah restoran Uzbekistan di Brooklyn, AS.
|
EditorAgni Vidya Perdana

WASHINGTON, KOMPAS.com - Warga Uzbekistan yang tinggal di kota New York merasa cemas saat mendengar pemberitaan tentang pelaku teror truk pada Selasa (31/10/2017) lalu adalah orang sebangsanya.

Namun mereka lebih terkejut, bahkan bingung, saat melihat foto Sayfullo Saipov, pelaku teror yang menyebabkan delapan orang meninggal itu.

Yang membuat mereka heran adalah janggut yang tumbuh lebat di wajah pemuda 29 tahun itu.

Baca juga: Siapa Sayfullo Saipov Pelaku Teror Truk di New York?

Dilansir dari Al Arabiya, menurut mereka, tidak biasa bagi warga Uzbekistan, terlebih pria muda, menumbuhkan janggut yang lebat dan tak terawat seperti Saipov.

Bahkan menurut mereka, pelaku lebih seperti orang Pakistan, Afganistan, atau Tajikitan.

"Di Uzbekistan, pria berjanggut, tidak akan bisa berjalan-jalan dengan penampilan seperti itu," ujar Ashraf Zakirov, warga Uzbekistan yang tinggal di AS.

Banyak warga Uzbekistan memilih bermigrasi karena kurangnya lapangan pekerjaan dan ketatnya peraturan dalam perilaku dan mengemukakan pendapat.

Ribuan warga kemudian menemukan tempat mereka di New York, sebagai salah satu rumah bagi komunitas Uzbekistan terbesar di AS.

"Di sini (AS) lebih banyak kebebasan. Saat dia tiba di AS, saya yakin dia tidak pernah berjanggut," ujar Zakirov seraya meyakini pelaku teror berubah radikal setelah pindah ke AS.

Salah Pilih Tempat Ibadah

Warga Uzbekistan lainnya, Bakhtiyor Akramov, yang membuka sebuah toko pakaian pria di Kenshington, mengatakan kemungkinan Saipov berubah setelah memilih tempat ibadah yang salah.

Akramov mengakui memang sulit menemukan masjid Uzbekistan di AS, sehingga terkadang muslim Uzbekistan harus memilih beribadah di masjid berbahasa Arab.

"Di masjid Uzbekistan Anda tidak akan melihat janggut seperti miliknya," kata Akramov.

Baca juga: Pelaku Teror Truk New York Teradikalisasi di Dalam Negeri



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X