Kompas.com - 02/11/2017, 12:34 WIB
|
EditorVeronika Yasinta

WASHINGTON, KOMPAS.com - Pelaku aksi teror di New York, Amerika Serikat, Sayfullo Saipov, menghadapi persidangan pertamanya, 24 jam setelah polisi membekuknya.

Dilansir dari Daily Mirror, Kamis (2/11/2017), Saipov terlihat di ruang pengadilan menggunakan kursi roda dan rambut acak-acakan.

Dengan seorang penerjemah bahasa Rusia, dia hanya menjawab "ya" dan "tidak" ketika ditanya hakim.

Saat sidang baru berjalan 10 menit, pengacara Saipov mengatakan kliennya memerlukan obat terkait perawatan medis.

Baca juga : Siapa Sayfullo Saipov Pelaku Teror Truk di New York?

Pertama, Saipov meminta kursi roda atau kruk sehingga dia tidak perlu menopang berat badannya akibat cedera.

Kemudian, dia meminta obat pereda rasa sakit dan perbannya diganti setiap hari

"Dia sangat kesakitan," kata pengacara pengadilan, David Patton, kepada hakim.

Namun, tidak jelas apakah hakim bersedia memenuhi permintaan Saipov.

Saipov terlihat seperti manusia kejam saat menabrakkan mobil pikapnya ke kerumunan orang di jalan, kemudian menewaskan 8 orang dan belasan orang terluka.

Baca juga : Trump Ingin Pelaku Teror New York Dihukum Mati

Namun, sehari kemudian, teroris yang mengklaim cinta Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) ini, meminta kemurahan hati hakim pengadilan. Dia mengaku tidak bisa mengganti kerugian akibat perbuatannya.

Aksi terorisme Saipov disebut sebagai serangan teroris  mematikan kedua di New York setelah dua pesawat menghancurkan World Trade Center pada 11 September 2011.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.