Puigdemont Putuskan Tak Penuhi Perintah Pengadilan Spanyol

Kompas.com - 02/11/2017, 09:02 WIB
Pemimpin Catalonia, Carles Puigdemont, menandatangani deklarasi kemerdekaan wilayah itu dari Spanyol,  Selasa (10/10/2017) waktu setempat, namun menunda pemisahan diri secara resmi dan menyerukan dialog dengan Madrid. AFPPemimpin Catalonia, Carles Puigdemont, menandatangani deklarasi kemerdekaan wilayah itu dari Spanyol, Selasa (10/10/2017) waktu setempat, namun menunda pemisahan diri secara resmi dan menyerukan dialog dengan Madrid.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

BRUSSELS, KOMPAS.com - Keinginan Spanyol agar eks kabinet Catalonia, terutama Presiden Carles Puigdemont, untuk hadir di sidang tidak akan terlaksana.

Sebelumnya pada Selasa (31/10/2017), Pengadilan Tinggi Spanyol (Audiencia Nacional) memerintahkan Puigdemont dan jajarannya untuk hadir dalam persidangan Kamis (2/11/2017).

Dalam agendanya, jaksa penuntut umum bakal menghelat penyelidikan formal terkait tuduhan melakukan makar pasca-mendeklarasikan kemerdekaan Catalonia Jumat (27/10/2017).


Pengadilan juga memerintahkan agar kabinet Catalonia membayar deposit sebesar 6,2 juta euro atau Rp 97,7 miliar.

Jika Puigdemont tidak mengacuhkannya, maka Audiencia Nacional bakal menerbitkan surat penangkapan.

Kepada media lokal Belgia, seperti dikutip The Telegraph, pengacara Puigdemont, Paul Bekaert, berkata Puigdemont tidak akan merespon perintah Audiencia Nacional.

Baca juga : Pengadilan Tinggi Spanyol Perintahkan Eks Kabinet Catalonia Jalani Sidang

Puigdemont, seperti dikatakan Bekaert, masih menganggap pengadilan Spanyol tidak akan berlaku adil jika dia pulang.

"Aku menyarankan agar mereka (Audiencia Nacional) menanyainya di Brussels saja," ujar Bekaert.

Selain itu, Bekaert juga menyatakan Puigdemont akan melawan semua langkah Spanyol untuk mengekstradisinya.

Tindakan Puigdemont tak pelak mengecewakan para pendukungnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X